Harian NERACA Genap 28 Tahun

Dua puluh delapan tahun yang lalu, persisnya 18 Agustus 1985 Harian Ekonomi NERACA, merupakan media cetak ekonomi satu-satunya untuk pertama kalinya hadir di tengah masyarakat Indonesia. Saat itu di bawah kepemimpinan dan sekaligus pendiri Bapak Zulharmans (Alm) sebagai Pemimpin Redaksi yang juga sebagai Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, harian ini turut memberikan andil yang tidak kecil bagi dinamika dunia usaha maupun ekonomi nasional.

Koran NERACA tampil sejak dulu hingga sekarang dengan ciri khas hitam putih setiap hari kecuali edisi Week- End, dan memiliki segmentasi pasar khusus di kalangan pejabat pengambil keputusan, profesional, dan pengusaha yang selalu haus akan berita dan artikel yang berkualitas dan selalu up to date dari waktu ke waktu.

Sebagai media massa nasional yang selalu menjunjung tinggi kode etik jurnalistik dengan tetap mempertahankan content yang berpedoman pada prinsip berita yang berimbang (cover both side), akurat dan lengkap (clear), harian ini tetap terus berusaha menekan sekecil apapun kesalahan demi kepuasan pembaca dan pemasang iklan, yang sudah setia mendampingi bersama kehidupan kami selama 28 tahun ini.

Dalam perjalanannya, Harian Ekonomi NERACA tidak lepas dari pengaruh turbulensi organisasi seperti halnya terjadi pada perusahaan lainnya. Dinamika organisasi yang terjadi sejak awal pendirian hingga saat ini menunjukkan suatu hal yang wajar dan positif. Ini sebagai pertanda mengantisipasi perubahan yang setiap saat bisa terjadi kapan dan dimana saja. Karena itu proses penyegaran manajemen secara keseluruhan, merupakan bukti keseriusan dan komitmen kami. Bagaimanapun, sebagai koran ekonomi satu-satunya harus selalu eksis bertahan dan tetap menjaga kualitas di mata stakeholders-nya. Tim redaksi pun selalu memperhatikan kualitas melalui standard kompetensi wartawan (SKW) yang ditetapkan oleh Dewan Pers.

Dari sisi pemberitaan, selain konsisten menginformasikan perkembangan ekonomi makro dan mikro, perbankan, industri/perdagangan serta pasar modal, juga mengulasnya secara mendalam mengenai tren bisnis dan investasi yang bakal terjadi ke depan. Termasuk dinamika sosial, politik, ekonomi daerah maupun profil pebisnis disajikan dengan bahasa yang sederhana dan mudah dimengerti oleh kalangan pembaca menengah ke atas.

Selain masalah internal, harian ini juga tidak lepas dari hiruk pikuknya pasar koran sejenis lainnya yang bernuansa ekonomi dan bisnis yang terbit berikutnya. Setiap media cetak tentu memiliki karakteristiknya yang berbeda antara satu dan lainnya. Namun NERACA sebagai koran ekonomi yang lebih dewasa dari sudut usianya, sangat menghargai nara sumber berita yang mau terbuka dan jujur untuk menyampaikan semua kegiatan/ informasi yang bermanfaat bagi kepentingan orang banyak.

Bagaimanapun, media cetak tetap berpotensi menyajikan berita-berita yang lebih luas, mendalam (indepth reporting), dan lengkap. Artinya, koran selama ini masih menjadi sarana efektif untuk mengomunikasikan narasumber dan pembaca. Walau kami menyadari munculnya media on-line (www.neraca.co.id) termasuk e-paper akan turut meramaikan peta persaingan media, koran akan tetap bertahan sebagai wahana komunikasi dan sarana lingkungan pergaulan sosial di Indonesia.

Kami selalu ingat pesan yang disampaikan oleh pendiri koran ini, Bapak Zulharmans (Alm), bahwa Harian Ekonomi NERACA tidak sekedar menjadi koran pembawa berita, tapi juga sebagai mitra berdiskusi. Media cetak ini meliput semua berita, membahasnya dari sudut ekonomi, dan dampaknya pada kepentingan pembaca. Semua informasi yang disajikan koran ini pada hakikatnya menjadi sumber referensi dan inspirasi bagi pembaca dan pemasang iklan dari dari kalangan swasta, pemerintah pusat/daerah, Badan Usaha Milik Negara/Daerah (BUMN/D) maupun perorangan.

Meski demikian, tak ada gading yang tidak retak. Jika dalam perjalanan kehidupan panjang koran ini mungkin terselip suatu kesalahan dalam penulisannya, kiranya dapat dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya. Kami juga selalu menantikan sumbang saran pemikiran dari para mitra/pembaca untuk terus menerus secara bersama-sama menjaga mutu koran dan menghasilkan manfaat positif bagi kita semua di masa depan. Terimakasih.

BERITA TERKAIT

Pertimbangkan Kajian Pelaku Pasar - Soal Saham Gocap Ditunda Hingga Tahun Depan

NERACA Jakarta – Menuai banyak penolakan, rencana PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menghapus saham gocap atau penurunan batas minimal harga…

CIPS: Perlu Waspadai Neraca Perdagangan Surplus

NERACA Jakarta – Neraca perdagangan mencatatkan surplus pada Februari yang lalu. Hasil ini tentu jauh berbeda dengan neraca perdagangan Januari…

Investasi Hotel di Asia Pasifik Meningkat 15 Persen - Tahun 2019

Investasi Hotel di Asia Pasifik Meningkat 15 Persen Tahun 2019 NERACA Jakarta – Asia Pasifik adalah satu-satunya wilayah yang dinantikan…

BERITA LAINNYA DI EDITORIAL

Waspadai Hoaks dan Politik Uang

Pelaksanaan Pemilu dan Pileg yang bersamaan pada 17 April 2019 akan menjadi perhatian apparat keamanan, khususnya Polri. Faktor keamanan dan…

Konsistensi Kebijakan Ekonomi

Ketika Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) dan Ombudsman RI mengendus kebijakan impor berbagai komoditas pangan tampaknya terdapat  kekurangsinkronan antara Kementan,…

Menata Utang Negara

Persoalan utang luar negeri Indonesia tidak terlepas dari perjalanan siklus kepemimpinan dari masa ke masa. Pemerintahan Jokowi-JK akhirnya kini menanggung…