CIMB Niaga Terus Genjot Bisnis KTA

NERACA

Jakarta - PT Bank CIMB Niaga Tbk terus meningkatkan bisnis kredit tanpa agunan (KTA) atau personal loan. Mengusung nama X-Tra Dana, per 30 Juni 2013, CIMB Niaga telah mengucurkan KTA sebesar Rp1,30 triliun, meningkat 71% dibandingkan pencapaian di periode yang sama tahun lalu senilai Rp762 miliar. Angka pertumbuhan ini menjadi salah satu yang tertinggi diantara bisnis CIMB Niaga di semester I 2013.

Tony Tardjo, Head of Consumer Lending CIMB Niaga mengungkapkan, personal loan CIMB Niaga membidik pasar pekerja kantoran dengan kisaran usia 35-40 tahun sebagai pasar utama, dan juga masyarakat dengan penggunaan internet rata-rata 45-60 jam per bulannya.

“Selain itu kami juga membidik nasabah existing. Pertimbangannya karena mereka telah memahami produk serta layanan CIMB Niaga, dan juga track recordnya sudah jelas, sehingga lebih mudah untuk memasarkan personal loan ke mereka,” jelas Tony di Jakarta, kemarin.

Menurut Tony, saat ini penetrasi personal loan CIMB Niaga banyak terpusat di area Jabodetabek serta kota-kota besar lainnya di Jawa, seperti Bandung, Surabaya, Semarang, dan Yogyakarta. Dari semua area tersebut, Jabodetabek masih memberikan kontribusi terbesar terhadap penyaluran kredit personal loan CIMB Niaga sebesar 60%, sisanya tersebar di area-area lainnya.

Personal loan CIMB Niaga, lanjut Tony, memberikan pinjaman hingga maksimal Rp200 juta dengan jangka waktu 60 bulan. Proses persetujuannya pun relatif cepat, sekitar 3 hari kerja. “Bahkan saat ini kami telah mengembangkan pilot project untuk proses persetujuan 1 hari kerja di 20 kantor cabang CIMB Niaga di Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Semarang, dan Yogyakarta,” katanya.

Menurut Tony, proses persetujuan 1 hari kerja ini berlaku untuk nasabah existing, namun tidak tertutup kemungkinan di tahun 2013 ini, proses persetujuan 1 hari kerja juga akan diterapkan ke nasabah baru, dan jumlah kantor cabang yang dikembangkan juga akan bertambah.

“Nasabah personal loan umumnya adalah masyarakat yang membutuhkan dana tunai dalam waktu yang relatif cepat, dan dapat dipergunakan untuk beragam kegunaan. Apa yang kami terapkan ini adalah komitmen kami untuk selalu memberikan yang terbaik kepada nasabah setia kami,” jelas Tony.

Dia masih optimistis dengan pertumbuhan personal loan CIMB Niaga. Selain menjadi tren gaya hidup di masyarakat, Personal loan masih menjadi pilihan masyarakat, saat kebutuhan akan dana tunai sewaktu-waktu datang mendadak.

Untuk itu, kata Tony, CIMB Niaga masih akan terus mengembangkan bisnis personal loan-nya, salah satunya melalui penetrasi ke semua jaringan kantor cabang CIMB Niaga yang tersebar di berbagai lokasi di Indonesia, khususnya di kota-kota besar yang masih memiliki potensi untuk terus tumbuh. [rin]

BERITA TERKAIT

Investasi Ilegal di Bali, Bukan Koperasi

Investasi Ilegal di Bali, Bukan Koperasi NERACA Denpasar - Sebanyak 12 lembaga keuangan yang menghimpun dana masyarakat secara ilegal di…

Farad Cryptoken Merambah Pasar Indonesia

  NERACA Jakarta-Sebuah mata uang digital baru (kriptografi) yang dikenal dengan Farad Cryptoken (“FRD”) mulai diperkenalkan ke masyarakat Indonesia melalui…

OJK: Kewenangan Satgas Waspada Iinvestasi Diperkuat

NERACA Bogor-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengharapkan Satuan Tugas (Satgas) Waspada Investasi dapat diperkuat kewenangannya dalam melaksanakan tugas pengawasan, dengan payung…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Kena Dampak Covid 19, AAJI Minta Diizinkan Jual PAYDI Secara Online

    NERACA   Jakarta - Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mengizinkan Produk Asuransi…

Bank Mandiri Bayar BP Jamsostek Debitur KUR Senilai Rp5 Miliar

  NERACA Jakarta - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan terkait penyediaan asuransi perlindungan bagi debitur…

OJK Minta Industri Jasa Keuangan Lakukan Penyesuaian Operasional

  NERACA Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta kepada seluruh lembaga di industri jasa keuangan untuk melakukan penyesuaian operasional…