Kehadiran LPSE Kota Bandung Disambut Baik

NERACA

Bandung - Kepala Balai Layanan Pengadaan Barang/Jasa Secara Elektronik (LPSE) Provinsi Jawa Barat Ika Mardiah menyambut baik telah online –nya LPSE Kota Bandung. Sejak tanggal 21 Juni 2011 lalu, LPSE Kota Bandung memulai dengan mengumumkan lelang sebanyak 18 paket.

Meski alamatnya masih menggunakan IP address http://202.62.11.243/eproc/app, atau dapat masuk dari LPSE Lainnya dari website LPSE Provinsi Jawa Barat. Hal ini menjadi tambahan LPSE sistem provider di Provinsi Jawa Barat menjadi 4 unit, setelah Kota Depok, Kota Bogor, dan Kabupaten Majalengka yang menggunakan Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE)-Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

“Meski demikian LPSE perlu ditingkatkan kemampuannya dalam melayani pengguna. Karena para penyedia barang dan jasa harus mendaftar ke LPSE Kota Bandung untuk mengikuti lelang. Apalagi antar LPSE di Jawa Barat belum tersedia agregasi data penyedia (ADP). Selain itu informasi alamat untuk mendaftar belum tercantum pada website-nya. Mudah-mudahan pengelolanya dapat segera melengkapi dan mempublikasikannya, sehingga memudahkan penyedia barang dan jasa,” tutur Ika di Balai LPSE Jabar, Dago Bandung, akkhir pekan lalu.

Ika pun berharap, ke depan seluruh Kabupaten/Kota terus konsisten dalam melaksanakan kebijakan lelang secara elektronik di wilayahnya masing-masing.

Lebih lanjut Ika menambahkan, hingga saat ini hanya Kabupaten Bogor yang belum menggunakan SPSE-LKPP. Dan diharapkan dalam waktu dekat dapat segera melakukan migrasi dari sistem yang digunakan selama ini. Diharapkan pula kabupaten dan kota yang telah bergabung di LPSE Jawa Barat juga segera melaksanakan lelang secara elektronik, tidak hanya sekedar sebagai tempat mengumumkan saja.

“Karena nampaknya selama ini LPSE Jawa Barat oleh beberapa daerah hanya digunakan untuk pengumuman lelang non e-Proc. Jadi perlu juga kesungguhan untuk melaksanakan lelang secara elektronik,” imbuhnya.

Berdasarkan data LPSE Kota Bandung, beberapa jenis pengadaan yang diumumkan antara lain; Pengadaan Mobil Insulasi senilai Rp 226,2 juta, Pengadaan Sarana Dan Prasarana Rp 304 juta, Pembangunan Lantai II Untuk Restorasi Rp 1,4 miliar, Rehabilitasi Puskesmas Talagabodas Rp 813,5 juta, Rehabilitasi Gedung Dinas Kesehatan Rp 2,1 miliar, Pembangunan Puskesmas Caringin Rp 2,3 miliar, Pembangunan Puskesmas Pagarsih Rp 2,2 miliar, Rehabilitasi Puskesmas Kujang Sari Rp 524,9 juta, Rehabilitasi Puskesmas Padasuka Rp 429,4 juta, Perencanaan Revitalisasi Jalan Ir. H. Djuanda Rp 197,4 juta,

Kemudian lebih lanjut adalah pengadaan Pembuatan Sistem informasi Penyusunan HPS Rp 100 juta, Pengawasan Teknik Pemeliharaan PJU Rp 144,4 juta, Belanja Modal Alat AMR (Automatic Meter Reading) Pipa 3 Inch dan Pipa 2 Inch Rp 917,6 juta, Belanja Modal Alat Laboratorium IPA SMP Rp 1,6 miliar, Belanja Modal Sarana TIK Penunjang Perpusatakaan Elektronik dan Multimedia Interaktif Pembelajaran SD Rp 2,8 miliar, Belanja Modal Alat Peraga dan Sarana Penunjang Pembelajaran/Alat elektronika SD Rp 6,8 miliar, Belanja Bahan Sembako Rp 164,9 juta, Belanja Modal Pengadaan Konstruksi Sarana Olah Raga 1 paket (stadion) Persib Rp 677,5 juta.

BERITA TERKAIT

Marka Jalan di Kota Sukabumi Masih Kurang

Marka Jalan di Kota Sukabumi Masih Kurang NERACA Sukabumi - Di kota Sukabumi kelengkapan marka jalan ternyata masih kurang, rata-rata…

Pemerintahan Baru di Bandung Utara Akan Dibentuk

Pemerintahan Baru di Bandung Utara Akan Dibentuk NERACA Bandung - Gubernur Jawa Barat M. Ridwan Kamil mengatakan akan segera membentuk…

BEI Pastikan Kondisi Pasar Aman dan Baik - Ditutup Berada di Zona Hijau

NERACA Jakarta – Kembali menyakinkan investor pasar modal untuk tidak melakukan aksi panik jual, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melihat…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Rayakan Usia 50 Tahun, KADIN Lebih Membuka Diri dan Melayani Seluruh Pelaku Usaha

Rayakan Usia 50 Tahun, KADIN Lebih Membuka Diri dan Melayani Seluruh Pelaku Usaha NERACA Jakarta – Kamar Dagang dan Industri…

Kopdit Keling Kumang Mampu Bukukan Aset Rp1,3 T

Kopdit Keling Kumang Mampu Bukukan Aset Rp1,3 T NERACA Sintang - Tak usah heran bila Koperasi Kredit (Kopdit) atau Credit…

Kemenkop dan Saung Udjo Latih 60 Wirausahawan Milenial

Kemenkop dan Saung Udjo Latih 60 Wirausahawan Milenial NERACA Bandung - Plt Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia, Rully Nuryanto…