Cadev Kembali Turun 5,02%

Kamis, 15/08/2013

NERACA

Jakarta - Cadangan devisa (Cadev) Indonesia kembali turun sebanyak US$5,42 miliar atau 5,02% ke angka US$92,67 miliar dari bulan sebelumnya yang sebesar US$98,09 miliar. Demikian dikutip dari laman Bank Indonesia (BI) di Jakarta, Rabu (14/8). Deputi Gubernur BI, Perry Warjiyo, pernah mengatakan pihaknya akan tetap optimistis defisit transaksi berjalan atau current account akan menyempit pada triwulan III 2013.

Padahal untuk meningkatkan cadev, BI telah melakukan berbagai cara yakni dengan lelang FX Swap yang dilakukan setiap hari kamis perminggunya. Namun langkah ini tidak berjalan efektif. Adapun defisit transaksi berjalan pada triwulan II 2013 diperkirakan akan menembus US$9 triliun, atau lebih tinggi dengan perhitungan sebelumnya yakni US$8,6 miliar atau 3,6% dari PDB.

“Kita juga akan terus meningkatkan hasil ekspor sebagai salah satu yang bisa di harapkan untuk meningkatkan kesehatan ekonomi Indonesia,” imbuhnya. Selain dalam bentuk ekspor, Perry juga mengatakan, akan meningkatkan transaksi modal dan finansial serta menerima dana dari investor luar negeri dalam bentuk portofolio. [sylke]