Cadev Kembali Turun 5,02%

NERACA

Jakarta - Cadangan devisa (Cadev) Indonesia kembali turun sebanyak US$5,42 miliar atau 5,02% ke angka US$92,67 miliar dari bulan sebelumnya yang sebesar US$98,09 miliar. Demikian dikutip dari laman Bank Indonesia (BI) di Jakarta, Rabu (14/8). Deputi Gubernur BI, Perry Warjiyo, pernah mengatakan pihaknya akan tetap optimistis defisit transaksi berjalan atau current account akan menyempit pada triwulan III 2013.

Padahal untuk meningkatkan cadev, BI telah melakukan berbagai cara yakni dengan lelang FX Swap yang dilakukan setiap hari kamis perminggunya. Namun langkah ini tidak berjalan efektif. Adapun defisit transaksi berjalan pada triwulan II 2013 diperkirakan akan menembus US$9 triliun, atau lebih tinggi dengan perhitungan sebelumnya yakni US$8,6 miliar atau 3,6% dari PDB.

“Kita juga akan terus meningkatkan hasil ekspor sebagai salah satu yang bisa di harapkan untuk meningkatkan kesehatan ekonomi Indonesia,” imbuhnya. Selain dalam bentuk ekspor, Perry juga mengatakan, akan meningkatkan transaksi modal dan finansial serta menerima dana dari investor luar negeri dalam bentuk portofolio. [sylke]

BERITA TERKAIT

Libur Usai, Saatnya Bergegas Kembali Berinvestasi

NERACA Jakarta – Pasca libur panjang lebaran, saat ini pelaku pasar menata kembali portofolio investasinya dengan mengkoleksi saham-saham blue chip…

Satgas Temukan Harga Beras di Tangerang Turun

Satgas Temukan Harga Beras di Tangerang Turun NERACA Serang - Hasil monitoring Satuan Tugas (Satgas) Pangan Provinsi Banten di Kota…

Rasio Uang Palsu Diklaim Turun

NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) mengklaim rasio peredaran uang rupiah palsu hingga pekan ketiga Ramadhan, Mei 2018, telah…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Bank SulutGo Ajukan Izin Terbitkan Kartu Debit

  NERACA   Manado - PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sulawesi Utara dan Gorontalo (SulutGo) mengajukan permohonan izin kepada Bank…

Rasio Kredit Macet Di Sulteng Aman

    NERACA   Palu - Kepala kantor perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tengah Miyono mengatakan rasio kredit macet atau…

Sinergi Pesantren dengan Pembiayaan Ultra Mikro

      NERACA   Jakarta - Pemerintah mendorong sinergi pondok pesantren dengan program pembiayaan Ultra Mikro yang diyakini dapat…