Angka Reservasi Kamar Hotel Sangat Tinggi

Kabupaten Sukabumi

Rabu, 14/08/2013

Sukabumi - Sejumlah hotel di di lokasi objek wisata Palabuhanratu mencatat jumlah reservasi kamar sangat tinggi selama Lebaran tahun ini. Tidak hanya terkonsentrasi di hotel berbintang beberapa hotel kelas melati juga berhasil menggaet tamu. Kondisi itu terjadi mulai pada H+1 lebaran sudah mencapai 75 persen, dan pada H+4 tingkat hunian naik hingga mencapai 100 persen.

"Hotel kami di hari lebaran pertama dan kedua penuh. Tidak ada kamar yang tersisa, semua terisi," kata Manager Hotel Augusta, Citepus, Palabuhanratu, Hedi Firmansyah kepada NERACA, Selasa (13/8).

Menurut Hedi, puncak kenaikan tingkat hunian itu terjadi pada Sabtu (10/8) lalu dengan cara memesan kamar sebelumnya. "Sebelum memasuki lebaran tamu dari luar banyak yang booking kamar duluan. Mereka memesan kamar mengantisipasi kamar penuh. Dan sebagai tambahan fasilitas, kami menyediakan menu khas lebaran seperti ketupat dan opor," terang Hedi.

Hedi menambahkan, tamu hotel yang menginap kebanyakan wisatawan dari luar Sukabumi, seperti dari Jakarta, Bandung Bogor, Cianjur, bahkan ada pula dari India. Ia menyebutkan, menghadapi lebaran ini, pihaknya memberikan tarif khusus lebaran bagi tiap pengunjung. "Kami tawarkan harga kamar di libur Lebaran dengan tarif spesial dengan fasilitas kamar standar dan deluxe," tambahnya.

Sementara, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Sukabumi, Dadang Hendar, mengatakan, jumlah pengunjung meningkat karena banyak warga dari luar Sukabumi berlibur ke objek wisata laut, gunung, rimba maupun sungai (Gurilpas). Hampir setiap tahun Sukabumi menjadi daerah tujuan wisata liburan panjang karena banyak lokasi wisata alam.

Wisatawan yang menyewa kamar hotel tidak hanya di satu objek wisata saja melainkan merata, dipastikan jumlah hunian hotel akan terus bertambah hingga akhir pekan mendatang. "Kami sudah menyiapkan pelayanan yang maksimal. Selain ada yang datang langsung, ada pula tamu yang memesan kamar sebelum Lebaran," ujarnya.

Dikatakan, bukan hanya hotel saja yang penuh. Seluruh restoran pun dipadati pelancong. Tentunya, kata Dadang, ini bukti bahwa pariwisata Kabupaten Sukabumi masih memiliki daya pikat tersendiri. "Dan kita berharap dengan tingginya angka kunjungan, reservasi hotel serta fasilitas lainnya dapat berimbas positif terhadap dunia pariwisata Kabupaten SUkabumi," katanya.