Perkuat Modal, OCBC NISP Gelar Rights Issue

Bidik Dana Rp 3,49 Triliun

Rabu, 14/08/2013

NERACA

Jakarta –Perkuat modal, PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) berencana melakukan penawaran umum terbatas (PUT) VII /rights issue dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) sebanyak 2,91 miliar saham dengan nilai nominal Rp125. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa(13/8).

Disebutkan, harga rights issue yang ditawarkan Rp1.200 per saham. Jadi total dana yang diraup dari rights issue mencapai Rp3,49 triliun. Adapun setiap pemegang saham yang memiliki 500 saham dengan nilai nominal Rp125 yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham (DPS) pada 11 November 2013 mempunyai 171 HMETD.

Apabila saham baru yang ditawarkan dalam rights issue ini tidak diambil seluruh pemegang HMETD maka sianya dialokasikan kepada pemegang saham lainnya yang melakukan pemesanan lebih banyak dari haknya. Selain itu, bila masih ada sisa HMETD yang belum dilaksanakan maka seluruh saham akan dikembalikan ke portepel.

Bila pemegang saham perseroan tidak melaksanakan haknya untuk membeli saham biasa baru maka dalam rights issue akan mengalami penurunan persentase kepemilikan sahamnya (dilusi) hingga maksimum 25,4%. Dana hasil rights issue ini antara lain digunakan untuk penyaluran kredit perseroan.

Guna memuluskan aksi korporasi penerbitan rights issue, perseroan akan meminta persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 29 Oktober 2013. Pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga diharapkan didapat pada 29 Oktober 2013.

Cum-HMETD di pasar reguler dan negosiasi pada 6 November 2013, dan di pasar tunai pada 11 November 2013. Sementara itu, Ex-HMETD di pasar reguler dan negosiasi pada 7 November 2013, dan pasar tunai pada 12 November 2013. Periode perdagangan HMETD pada 13-19 November 2013. Distribusi saham hasil pelaksanaan HMETD secara elektronik pada 15-21 November 2013.

Sebelumnya, PT Bank OCBC NISP Tbk menerbitkan medium term notes (MTN) senilai Rp900 miliar. Presiden Direktur Bank OCBC NISP, Parwati Surjaudaja pernah bilang, dana hasil penerbitan MTN ini digunakan untuk pertumbuhan usaha dalam bentuk pemberian kredit, “Penerbitan MTN ini diharapkan dapat mendiversifikasi sumber pendanaan baik dari sisi investor maupun tenor,”katanya.

MTN Bank OCBC NISP memiliki tenor tiga tahun dengan tingkat bunga tetap sebesar 7%. Pembayaran bunga pertama pada 18 Juli 2013, dan jatuh tempo pada 18 April 2016. Bunga akan dibayarkan tiga bulanan. PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) memberikan peringkat idAAA untuk MTN tersebut. Adapun PT Indo Premier Securites bertindak sebagai arranger. (bani)