INCO Fokus Daerah Kontrak Karya

NERACA

Jakarta - PT Vale Indonesia Tbk (INCO) hingga Juli 2013 memfokuskan kegiatan eksplorasinya ke daerah-daerah di dalam kontrak karya. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (12/8).

Kata Sekretaris Perusahaan INCO Ratih Amri, daerah eksplorasi tersebut antara lain Bukit Lembo Selatan, Bukit Anoa Utara, Bukit Petea Blok B dan Bukit Petea Blok EF Sorowako Project Area (SPA) di Kabupaten Luwu Blok B, “Pelaksana eksplorasi SPA ini dilakukan perseroan bersama dengan pihak ketiga,”ujarnya.

Hasil pengujian tersebut sedang dalam proses penghitungan cadangan dengan metode block modelinng di Sorowako.\"Seluruh aktivitas pengeboran dan pengambilan data geofisika direncanakan untuk mendapat profil laterit yang lengkap,\" paparnya.

Sebagai informasi, sepanjang tahun 2012, PT Vale Indonesia Tbk mencatatkan penurunan laba drastis, mencapai 79,77% dari US$ 333,8 juta menjadi US$ 67,5 juta. Sama halnya dengan laba, pendapatan perseroan juga menurun 28,46% menjadi US$ 967,3 juta dari US$ 1.242,6 juta, “Penurunan tersebut terjadi akibat melemahnya harga komoditas nikel dipasar dunia. Bukan hanya itu, kontribusi dari meningkatnya biaya produksi sebagai akibat naiknya harga High Sulfur Fuel Oil atau HSFO juga berpengaruh. Kenaikan harga itu juga menyebabkan beban pokok pendapatan tahun 2012 juga meningkat 10%,”kata Presiden Direktur INCO, Nico Kanter.

Meskipun kinerja perseroan tahun lalu anjlok, perseroan tetap membagikan dividen kepada pemegang saham US$ 25 juta atau US$ 0,00252 per lembar saham. Nantinya, dividen final ini akan dibayarkan pada 31 Mei 2013 mendatang kepada pemegang saham yang tercatat dalam daftar pada 17 Mei 2013.

Dia mengatakan, besarnya dividen yang dibagikan mencerminkan komitmen perseroan dalam memberi imbal balik yang positif kepada pemegang saham. “Dividen untuk pemegang saham Indonesia akan dibayarkan dalam rupiah setara dengan jumlah dollar Amerika Serikat berdasarkan kurs tengah BI per Mei 2013,”ujarnya.

Nico juga menjelaskan bahwa pada 27 Desember 2012 lalu INCO telah membagikan dividen intern sebesar US$ 25 juta. Pembayaran ini akan membuat total pembayaran dividen kepada pemegang saham ditahun 2012 menjadi US$ 50 juta dengan rasio pembayaran dividen sebesar 74%. (bani)

BERITA TERKAIT

Bank Daerah dan Swasta Didorong Ikut Danai Proyek Infrastruktur

      NERACA   Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), melalui Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT)…

Daerah Produsen Sawit Percepat Penurunan Angka Kemiskinan

    NERACA   Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyatakan berbagai daerah yang merupakan penghasil kelapa sawit…

JICT : Perpanjangan Kontrak Pelindo II dan HPH Beri Keuntungan Bagi Indonesia

    NERACA   Jakarta – Hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan indikasi kerugian negara sebesar Rp4,08 triliun dari…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Laba Pembangunan Jaya Ancol Tumbuh 1,4%

PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) membukukan laba tahun 2018 sebesar Rp223 miliar atau tumbuh 1,4% dibandingkan dengan periode yang…

Laba Bersih Indocement Menyusut 38,3%

NERACA Jakarta – Pasar semen dalam negeri sepanjang tahun 2018 mengalami kelebihan pasokan, kondisi ini berdampak pada performance kinerja keuangan…

Pacu Pertumbuhan Investor di Sumbar - BEI dan OJK Edukasi Pasar Modal Ke Media

NERACA Padang - Dalam rangka sosialisasi dan edukasi pasar modal, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) perwakilan Padang bekerja sama dengan…