Kemenkeu Akan Selesaikan Draft Pertama Nota Keuangan

NERACA

Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan menyelesaikan draft pertama nota keuangan dan pidato pengantar nota keuangan Presiden tanggal 16 Agustus mendatang. Menteri Keuangan Chatib Basri juga memastikan bahwa aktivitas Kemenkeu sudah berjalan seperti biasa pada hari pertama masuk setelah lebaran ini. Hal tersebut disampaikannya di Jakarta, Senin (12/8).

“Sekitar jam 11 saya harus ke Bogor mendampingi presiden. Tapi, nanti Pak Wamen dan Bu Wamen akan langsung in charge di sini memulai aktivitas kita, yang paling segera harus diselesaikan adalah nota keuangan dan pidato pengantar nota keuangan presiden tanggal 16 Agustus,\" kata dia.

Draft pertama dari nota keuangan dan pidato pengantar nota keuangan presiden akan segera diselesaikan pada malam ini, di mana rencananya akan diserahkan kepada presiden pada Selasa (13/2). “Insya Allah itu, first draft-nya akan selesai malam ini. Kemudian nanti, mudah-mudahan hari Selasa sudah di presiden,” pungkas Chatib

Sebelumnya, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Armida Alisjahbana juga mengatakan sedang membantu Presiden dalam membuat pidato kenegaraan dan pidato pengantar nota keuangan. Pada 16 Agustus nanti, Presiden SBY akan membacakan pidato kenegaraan pada pagi hari dan pidato pengantar nota keuangan pada siang harinya. [iqbal]

BERITA TERKAIT

Hyundai Kona Akan Resmi Diluncurkan di IIMS 2019

PT Hyundai Mobil Indonesia akan meluncurkan mobil berjenis compact sport utility vehicle, Hyundai Kona, pada gelaran Indonesia International Motor Show…

Komponen Pendukung dan TKDN AMMDes akan Ditingkatkan

NERACA Jakarta – Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Kemenperin Putu Juli Ardika menambahkan, dalam upaya perluasan pemanfaatan…

Pemkot Depok Akan Renovasi 10 Puskesmas

Pemkot Depok Akan Renovasi 10 Puskesmas NERACA Depok - Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrumkim) akan merenovasi 10 gedung pusat kesehatan…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Anehnya Boikot Uni Eropa Terhadap Sawit Indonesia

      NERACA   Jakarta – Industri kelapa sawit Indonesia menjadi penopang terhadap perekonomian. Data dari Direktorat Jenderal Pajak…

Meski Naik, Struktur Utang Indonesia Dinilai Sehat

    NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) menilai struktur utang luar negeri (ULN) Indonesia yang naik 4,8 miliar…

Pentingnya Inklusivitas Sosial untuk Pertumbuhan Berkualitas

    NERACA   Jakarta - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto menyatakan, inklusivitas sosial atau memastikan seluruh warga mendapatkan…