Mandiri Tangani IPO Empat Perusahaan

Target Semester Kedua

Selasa, 13/08/2013

NERACA

Jakarta – Disemester kedua tahun ini, penawaran obligasi masih marak lantaran potensi pasarnya yang masih prospek. Kondisi ini memberikan berkah bagi PT Mandiri Sekuritas karena mendapatkan tawaran sebagai penjamin emisi.

Direktur Utama PT Mandiri Sekuritas, Abiprayadi Riyanto mengatakan, pihaknya akan mendampingi empat perusahaan untuk melakukan penerbitan surat utang atau obligasi pada semester kedua 2013, “Obligasi ada empat perusahaan mulai dari infrastruktur, telekomunikasi, properti dan jasa keuangan,”ujarnya di Jakarta, Senin (12/8).

Selain itu, perusahaan juga mendampingi empat perusahaan untuk melakukan penawaran perdana saham pada semester kedua tahun ini. Empat perusahaan tersebut bergerak di sektor konsumer, komoditas, jasa keuangan dan transportasi.

Disebutkan, total nilai empat perusahaan yang bakal IPO sebesar Rp3,5 triliun dengan memakai laporan keuangan Juni. Sebelumnya, Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI), Hoesen pernah bilang, ada lima perusahaan menerbitkan surat utang (obligasi) dengan emisi senilai Rp5,7 triliun, “Diperkirakan emiten tersebut akan mencatatkan obligasi di periode Agustus-Oktober 2013 dengan nilai emisi sekitar Rp5,7 triliun,”katanya.

Kelima perusahaan yang tengah memproses izin penerbitan obligasi korporasi pada semester kedua 2013, yaitu PT Jasa Marga Tbk (JSMR), PT Duta Anggada Realty Tbk (DART), PT Profesional Telekomunikasi Indonesia, PT Surya Artha Nusantara Finance, dan PT Ciputra Residence. Menurut Hoesen, dengan tambahan lima emiten ini total emisi obligasi pada 2013 mencapai Rp50 triliun. Pada semester I tahun ini sudah ada 45 emisi dari 40 emiten yang telah menerbitkan obligasi senilai Rp43,840 triliun.

Selain itu, BEI juga mencatat ada delapan calon emiten yang tengah diproses di BEI untuk penawaran saham perdana dan di harapkan dapat melakukan penawaran saham perdana pada semester kedua tahun ini. Delapan calon emiten itu ada PT Puradelta Lestari, PT Siloam International Hospital Tbk, PT Arita prima, PT Grand Kartech, PT Sido Muncul, PT Bank Indeks Selindo, PT Link Net, dan PT Andira Agro. (bani)