Mandiri Tangani IPO Empat Perusahaan - Target Semester Kedua

NERACA

Jakarta – Disemester kedua tahun ini, penawaran obligasi masih marak lantaran potensi pasarnya yang masih prospek. Kondisi ini memberikan berkah bagi PT Mandiri Sekuritas karena mendapatkan tawaran sebagai penjamin emisi.

Direktur Utama PT Mandiri Sekuritas, Abiprayadi Riyanto mengatakan, pihaknya akan mendampingi empat perusahaan untuk melakukan penerbitan surat utang atau obligasi pada semester kedua 2013, “Obligasi ada empat perusahaan mulai dari infrastruktur, telekomunikasi, properti dan jasa keuangan,”ujarnya di Jakarta, Senin (12/8).

Selain itu, perusahaan juga mendampingi empat perusahaan untuk melakukan penawaran perdana saham pada semester kedua tahun ini. Empat perusahaan tersebut bergerak di sektor konsumer, komoditas, jasa keuangan dan transportasi.

Disebutkan, total nilai empat perusahaan yang bakal IPO sebesar Rp3,5 triliun dengan memakai laporan keuangan Juni. Sebelumnya, Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI), Hoesen pernah bilang, ada lima perusahaan menerbitkan surat utang (obligasi) dengan emisi senilai Rp5,7 triliun, “Diperkirakan emiten tersebut akan mencatatkan obligasi di periode Agustus-Oktober 2013 dengan nilai emisi sekitar Rp5,7 triliun,”katanya.

Kelima perusahaan yang tengah memproses izin penerbitan obligasi korporasi pada semester kedua 2013, yaitu PT Jasa Marga Tbk (JSMR), PT Duta Anggada Realty Tbk (DART), PT Profesional Telekomunikasi Indonesia, PT Surya Artha Nusantara Finance, dan PT Ciputra Residence. Menurut Hoesen, dengan tambahan lima emiten ini total emisi obligasi pada 2013 mencapai Rp50 triliun. Pada semester I tahun ini sudah ada 45 emisi dari 40 emiten yang telah menerbitkan obligasi senilai Rp43,840 triliun.

Selain itu, BEI juga mencatat ada delapan calon emiten yang tengah diproses di BEI untuk penawaran saham perdana dan di harapkan dapat melakukan penawaran saham perdana pada semester kedua tahun ini. Delapan calon emiten itu ada PT Puradelta Lestari, PT Siloam International Hospital Tbk, PT Arita prima, PT Grand Kartech, PT Sido Muncul, PT Bank Indeks Selindo, PT Link Net, dan PT Andira Agro. (bani)

BERITA TERKAIT

Realisasi Pajak Daerah Sukabumi Lebihi Target - BPKD Siap Jalankan Instruksi Walikota Terapkan Transaction Monitoring Device

Realisasi Pajak Daerah Sukabumi Lebihi Target BPKD Siap Jalankan Instruksi Walikota Terapkan Transaction Monitoring Device NERACA Sukabumi - Realisasi pajak…

BEI Optimis Target 100 Emiten Baru Tercapai

NERACA Jakarta – Penuhi tantangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang menargetkan jumlah perusahaan yang melaksanakan penawaran umum saham perdana atau…

Tahun 2018, Laju Investasi PMDN di Kota Sukabumi Lebihi Target - Penyerapan Tenaga Kerjanya Mencapai 5.138

Tahun 2018, Laju Investasi PMDN di Kota Sukabumi Lebihi Target Penyerapan Tenaga Kerjanya Mencapai 5.138 NERACA Kota Sukabumi - Laju…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Laba Dua Putra Utama Terkoreksi 57,96%

Emiten perikanan, PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM) laba bersih di kuartal tiga 2018 kemarin sebesar Rp35,9 miliar atau turun…

BEI Suspensi Saham BDMN dan BBNP

PT  Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara waktu perdagangan dua saham perbankan yang direncanakan akan melakukan merger usaha pada perdagangan…

Chandra Asri Investasi di Panel Surya

Kembangkan energi terbarukan yang ramah lingkungan dalam operasional perusahaan, PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) menggandeng Total Solar untuk menghasilkan…