Penjualan Alam Sutera Capai Rp 1,82 Triliun

Laba Per Saham Naik Rp11,27

Senin, 12/08/2013

NERACA

Jakarta – Emiten yang bergerak di bidang properti, PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) berhasil menaikan laba per saham dasar (earning per share/EPS) menjadi Rp38,04 pada semester pertama 2013 dari periode yang sama tahun lalu Rp26,77. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta kemarin.

Selain itu, kenaikan EPS perseroan juga diikuti dengan perolehan laba komprehensif yang naik mencapai 42,10% atau menjadi Rp747,47 miliar pada semester pertama 2013 dari periode yang sama tahun lalu Rp526 miliar. Perseroan juga berhasil menaikan penjualan sebesar 63,45% menjadi Rp1,82 triliun pada semester pertama 2013 dari periode sama tahun sebelumnya Rp1,11 triliun.

Laba usaha perseroan naik menjadi Rp942,11 miliar pada 30 Juni 2013 dari periode sama tahun sebelumnya Rp613,31 miliar. Perseroan memperoleh laba penjualan aset tetap senilai Rp52,52 juta pada semester pertama 2013. Keuntungan yang didapatkan perseroan juga diimbangi dengan kenaikan beban pokok penjualan dan jasa perseroan menjadi Rp740,41 miliar hingga semester pertama 2013 dari periode sama tahun sebelumnya Rp413,69 miliar.

Laba kotor perseroan naik menjadi Rp1,08 triliun pada semester pertama 2013 dari periode sama tahun sebelumnya Rp701,56 miliar. Perseroan juga mencatatkan total liabilitas perseroan naik menjadi Rp8,43 triliun pada 30 Juni 2013 dari 31 Desember 2012 senilai Rp6,21 triliun. Ekuitas perseroan naik menjadi Rp5,18 triliun pada 30 Juni 2013 dari posisi 31 Desember 2012 senilai Rp4,73 triliun.Kas dan setara kas perseroan naik tipis menjadi Rp1,67 triliun pada 30 Juni 2013 dari posisi 31 Desember 2012 senilai Rp1,64 triliun.

Bangun Gedung

Sebelumnya, Direktur ASRI Soelaeman Soemawinata pernah bilang, perseroan akan membangun gedung di CBD Gatot Subroto yang akan menghabiskan Rp1 triliun dari dana belanja modal atau (capital expenditure/capex).“Perusahaan sudah membeli 2 kavling di CBD Gatot Soebroto yaitu kavling 12 dan kavling 22. Nantinya pembangunan akan dilakukan secara bertahap dan dalam waktu dekat ini akan membangun gedung pada kavling 12”, jelas dia.

Dia juga menjelaskan bahwa pembangunan akan dimulai tahun ini dan diperkirakan pembangunan gedung baru bisa selesai dalam waktu 30 bulan. Corporate Secretary PT Alam Sutera Realty Tbk, Hendra Kurniawan menambahkan, proyek tersebut akan dibangun dua kavling, yakni di kavling 12 seluas 9.000 meter persegi, dan kavling 22 dengan luas lahan 8.000 meter persegi dan akan dilakukan bertahap untuk membangun kedua kavling tersebut.“Pembangunan gedung di kavling 12 ini akan terdiri dari 50 lantai atau lebih. Perseroan pada tahun 2013 ini juga telah mengakusisi sekitar 300 hektar lahan di sekitar kawasan Serpong Utara”, ujar dia.

Saat ini, perseroan sendiri telah membebaskan lahan sekitar 130 hektar, namun masih dalam tahap penandatanganan nota kesepahaman dengan perusahaan terbuka 170 hektar. Saat ini, ASRI masih memiliki peluang akuisisi lahan di daerah Serpong Utara sebesar 500 hektar.

Selain itu, melalui anak usahanya Alam Synergy Pte Ltd, perseroan menerbitkan surat utang senilai US$235 juta. Dana penerbitan surat utang ini akan digunakan untuk membayar kembali seluruh jumlah yang terhutang dari fasilitas perbankan yang telah diterima oleh perseroan sekitar 37%, akuisisi tanah dari PT Modernland Realty Tbk sekitar 53%, pelunasan sisa pembayaran pembelian gedung Wisma Argo Manunggal, akuisisi tanah, dan sisanya digunakan untuk pengembangan perumahan, properti komersial serta modal kerja. (nurul)