Raup Untung, Cermati Lima Sektor Saham

IHSG Berpeluang Menguat

Senin, 12/08/2013

NERACA

Jakarta- Meski secara teknikal bergerak datar, pasca libur panjang lebaran laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pekan ini diperkirakan akan berada pada rentang support 4555-4615 dan resistance 4587-4715. “Diharapkan masih ada sentimen positif dari global dan rilis kinerja emiten bagi yang belum sempat merilis jelang libur sehingga masih memberikan ruang bagi IHSG untuk penguatan.” kata Kepala Riset Trust Securities, Reza Priyambada di Jakarta pekan lalu.

Menurut dia, pergerakan IHSG selama sepekan variatif cenderung sideways di tengah pertarungan antara sentimen positif dan negatif. Kenaikan maupun penurunan yang terjadi pun cenderung dalam kisaran terbatas dan wajar. Pasalnya, pekan lalu merupakan pekan terakhir bagi para pelaku pasar untuk berada di pasar dalam mentransaksikan efek-efek mereka.“Meski IHSG sepanjang pekan kemarin sempat berada di antara target support kami 4557-4605, namun berhasil melewati target tersebut meskipun belum dapat menyentuh target resisten 4738-4768. “ jelasnya.

Secara teknikal mingguan, sambung dia, IHSG masih dalam tren variatif cenderung melemah. Akan tetapi, tren ini bisa berbalik arah jika aksi beli dapat mendominasi perdagangan yang tentunya juga didukung sentimen-sentimen positif terutama dari global. Sedangkan sentimen dari internal, berupa rilis kinerja dari para emiten.

Dirinya menyarankan pelaku pasar untuk mencermati sektor konsumer, infrastruktur, keuangan, perdagangan, dan industri dasar. Sejumlah saham yang dapat diperhatikan antara lain PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA), PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES), PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN), PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Trikomsel Oke Tbk (TRIO), PT Semen Indonesia Tbk (SMGR), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Indosat Tbk (ISAT), PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), PT Arwana Citra Mulia Tbk (ARNA), dan PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN).

Data Ekonomi

Beberapa data ekonomi yang akan menjadi perhatian sentimen antara lain HSBC Services PMI, balance of trade China; Balance of trade and inflation rate Indonesia; Leading economic index, machinery orders, and BoJ Interest rate Jepang; Building permits MoM & business confidence New Zealand; Retail sales, balance of trade, house price index, Ex-Im, & RBA interest rate Australia; Business confidence, industrial production MoM-YoY, inflation rate, trade balance, and retail sales YoY-MoM KorSel.

Data lainnya yaitu Industrial Production and GDP Italia; Unemployment rate Spanyol; Markit service PMI, manufacturing production, industrial production, retail sales monitor Inggris; Markit service PMI, industrial production, balance of trade, and inflation rate Jerman; GDP and retail sales YoY Spanyol; Retail sales and balance of trade Perancis; Markit service PMI and retail sales Zona Euro; ISM Non-Manufacturing PMI, balance of trade, and initial jobless claims Amerika Serikat (AS).

Sekadar catatan, IHSG selama sepekan mengalami penurunan -18,09 poin (-0,39%) atau lebih rendah dari pekan sebelumnya yang juga turun -65,54 poin (1,39%). Penurunan ini juga terjadi pada indeks utama lainnya, namun masih ada yang bergerak menguat antara lain IDX yang naik 0,32% diikuti oleh indeks JII dan DBX yang masing-masing naik 0,03%. Di sisi lain, laju indeks sektoral mayoritas juga tampak variatif di mana penguatan hanya terjadi pada indeks aneka industri yang menguat 3,10%, industri dasar 0,17%, serta perdagangan dan infrastruktur yang masing-masing naik 0,09%, dan perdagangan 0,28%. (lia)