Melemahnya Rupiah Belum Tentu Mendongkrak Ekspor

NERACA

Jakarta – Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Eko Listiyanto mengatakan bahwa melemahnya rupiah belum tentu mendongkrak kinerja ekspor. Meskipun, dengan jumlah barang yang sama, nilai ekspor bisa melambung akibat melemahnya rupiah. “Tidak selalu depresiasi rupiah akan dapat mendorong ekspor, jadi pernyataan tersebut belum tentu benar,” kata Eko kepada Neraca, pekan lalu.

Depresiasi rupiah, lanjut Eko, hanya dapat mendorong ekspor jika pasar global sedang tumbuh, atau dengan kata lain negara-negara pengimpor barang dari Indonesia sedang tumbuh.

“Karena USA, Eropa, dan bahkan China yang merupakan mitra dagang utama Indonesia sedang lesu, maka depresiasi saat ini belum mampu mendorong ekspor. Terlebih lagi harga komoditas global juga belum membaik, sehingga insentif ‘dari sisi harga komoditas’ bagi produsen Indonesia untuk meningkatkan produksi juga rendah,” jelas Eko.

Sebelumnya, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin menjelaskan nilai ekspor Indonesia cenderung melemah, tetapi bukan karena jumlah yang diekspor menurun, melainkan karena nilai ekspornya yang menurun akibat serapan pasar global yang melemah. [iqbal]

BERITA TERKAIT

Lion Air Rencanakan IPO - BEI Pastikan Belum Terima Dokumen Resmi

NERACA Jakarta – Wacana Lion Air bakal menggelar penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO) di Bursa Efek…

Ekspor Tenun dan Batik Ditargetkan US$58,6 Juta

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian menargetkan ekspor produk tenun dan batik pada tahun 2019 mampu menembus angka USD58,6 juta atau…

Dorong Ekspor UKM, Kemenkop Perkuat Sinergitas

Dorong Ekspor UKM, Kemenkop Perkuat Sinergitas NERACA Yogyakarta - Kementerian Koperasi dan UKM komitmen untuk terus mendorong koperasi dan UKM…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Data Eksplorasi Migas Indonesia Masih Lemah

  NERACA   Jakarta - Anggota legislatif Komisi VII DPR Tjatur Sapto Edy menilai bahwa sistem data eksplorasi minyak dan…

Imperva Bangun Scrubbing Center di Jakarta

    NERACA   Jakarta - Imperva Inc, perusahaan cybersecurity mengumumkan hadirnya DDoS Scrubbing Center pertama di Indonesia. Menurut Wakil…

Pemda Diminta Lapor Penggunaan Dana DBHCT

  NERACA   Karawang - Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan menegaskan bahwa pemerintah daerah harus melaporkan penggunaan dana…