KAI Masih Pulangkan 7.559 Pemudik - H-1 Lebaran

NERACA Jakarta – Pada hari terakhir bulan Ramadhan kemarin Stasiun Gambir dipenuhi ribuan calon penumpang yang akan mudik. Untuk itu PT Kereta Api Indonesia (KAI) memberangkatkan 34 kereta dengan 19 rangkaian gerbong yang terdiri dari 14 rangkaian reguler dan 5 rangakaian tambahan. Semua rangkaian kereta akan mengantar ke seluruh pualu Jawa. “Untuk yang kereta regular ada 26 rangkaian itu sudah siap berangkat. Tujuan kesemuanya akan ke pulau Jawa,” kata Wakil Kepala Stasiun Gambir Supendi, Rabu (7/8). Sejak pukul 05.45 tadi pagi PT KAI telah memberangkatkan Argo Parahyangan. Keberangakatan itu sendiri membawa 255 penumpang dengan kelas eksekutif. Hingga nanti malam kereta terakhir berangkat pada pukul 21.40 menuju Solo dengan rangkaian Argo Lawu Tambahan. Ada pun rangkaian kereta yang sampai hari ini belum berangkat dan masih kosong penumpang di antaranya, Argo Sindoro (Semarang Tawang), Bima (Surabaya Gubeng), Argo Jati (Cirebon), Argo Parahyangan (Bandung), Gajayana (Malang), Cirebon Ekspres (Tegal), Sembrani (Surabaya Turi), Argo Parahyangan (Bandung), Argo Lawu (Solo), Taksaka Malam (Yogyakarta), Argo Anggrek Malam (Yogyakarta), dan Bangunkarta (Jombang). “Tapi penumpang terus berdatangan dan beli tiket. Jadi tidak ada istilah berlebihan dalam pengadaan jumlah ranhgkaian kereta dan gerbongnya. Kami yakin hingga malam ini pasti habis semua. Sementara ini saja kita telah mencatat total pemudik untuk hari ini ada 7.559 penumpang yang akan menggunakan jasa perkeretapaian. 5.106 di antaranya merupakan penumpang kelas eksekutif dan 2.453 sisanya merupakan penumpang kelas bisnis,” tegas Supendi. Sebagai persiapan selanjutnya PT KAI juga telah menyiapkan dua rangkaian kereta yang akan jalan setelah hari lebaran, yaitu kereta Argo Dwipangga  yang akan berangkat pada tanggal 11 Agustus. Masing-masing akan berangkat pada pukul 10.00 pagi dan 00.20 dini hari dengan tujuan Solo. “Kereta-kereta itu untuk antisipiasi saja. Biasanya kan banyak yang baru mulai berangkat mudik setelah hari lebaran,” tukas Supendi. Di samping itu tren mudik menggunakan jasa perkeretaapian mengalami penaikan. Menurut catatan PT KAI Stasiun Gambir data penumpang pada H-2 tahun 2012 terdapat 148.296 penumpang. Sedangkan untuk H-2 tahun ini tercatat 264.721 penumpang. “Data H-1 kita belum akumulasi. Tapi sejauh ini terus meningkat. Boleh saya simpulkan masyarakat semakin percaya menggunakan jasa perkeretaapian untuk mudik,” tutup Supendi.

BERITA TERKAIT

Debat Capres Apa Masih Menarik?

Oleh: Sigit Pinardi Debat calon presiden-calon wakil presiden pertama dalam rangkaian Pemilihan Umum 2019 akan digelar di Hotel Bidakara, Jakarta,…

Bangun Bandara di Kediri - Gudang Garam Masih Kurang 25% Lahan Baru

NERACA Jakarta – Meskipun pembangunan bandara terpadu di wilayah Kediri, Jawa Timur oleh PT Gudang Garam Tbk (GGRM) bukan merupakan…

PT KAI Jangan Lupa Perhatikan Kenyamanan

Kami mendengar berita PT KAI pada tahun ini akan meningkatkan jumlah kapasitas penumpang KRL CommuterLine menjadi 2 juta orang per…

BERITA LAINNYA DI INDUSTRI

Pendidikan Vokasi Industri Wilayah Sulawesi Diluncurkan

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian kembali meluncurkan program pendidikan vokasi yang link and match antara Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan…

Pemerintah Akselerasi Pengembangan Kendaraan Listrik

NERACA Jakarta – Pemerintah segera menyiapkan fasilitas insentif fiskal dan infrastruktur dalam upaya mengakselerasi pengembangan kendaraan listrik di Indonesia. Untuk…

Kebutuhan Gula Seiring Kinerja Positif Industri Pengguna

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian memproyeksi kebutuhan gula kristal rafinasi (GKR) untuk sektor industri makanan dan minuman serta industri farmasi…