Restrukturisasi, Laba Nusantara Infrastructure Tumbuh 25%

NERACA

Jakarta- Dalam kurun waktu enam bulan, manajemen PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) mengaku dapat meningkat laba bersih sebelum pajak (profit before tax) sebesar 25% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. “Meningkatnya laba bersih sebelum pajak yang meningkat sebesar 25%, dari Rp24,39 miliar per 30 Juni 2012 menjadi Rp30,41 miliar per 30 Juni 2013,” kata Manager Corporate Affairs PT Nusantara Infrastructure Tbk, Deden Rochmawaty dalam keterangan persnya di Jakarta kemarin.

Tercatat, total aset perseroan berhasil tumbuh 22,6% atau mengalami peningkatan sebesar Rp455,8 miliar dibandingkan dengan total aset pada tanggal 31 Desember 2012. Pencapaian ini, menurut dia, merupakan buah bertambahnya saldo kas dan setara kas perseroan dari hasil restrukturisasi perseroan dan anak perusahaan, PT Margautama Nusantara (MUN) sebesar Rp595 miliar.

Perseroan telah menerima sebagian dana sebesar Rp409,5 miliar dari MUN pada tanggal 16 April 2013. Sebelumnya, Robust Success Sdn Bhd (Robust) juga melakukan penyertaan modal sebesar 20% dari seluruh saham yang ditempatkan dan disetor penuh MUN sebesar Rp545,9 miliar.

“Meningkatkan total aset perseroan sebesar 22,6% hanya dalam kurun waktu enam bulan pertama di tahun 2013 bukanlah hal yang mudah. Kinerja positif ini merupakan hasil dari konsistensi Nusantara Infrastructure dalam mengembangkan infrastruktur nasional,” jelasnya.

Keempat ruas jalan tol yang dimiliki dan dikelola NI – tol Bintaro-Bumi Serpong Damai (BSD), Jakarta Outer Ringroad W1 (JLB) W1 Kebon Jeruk-Penjaringan, Ruas Tol Seksi Enam (JTSE) dan tol Bosowa Marga Nusantara (BMN)-Makassar – menunjukkan kinerja yang prima. Volume kendaraan tercatat pada akhir Juni 2013 (yoy) tumbuh sebesar 13% trafik kendaraan.

BERITA TERKAIT

PTBA Bidik Pendapatan Tumbuh 20% di 2018 - Garap Proyek PLTU Mulut Tambang

NERACA Jakarta – Optimisme membaiknya harga tambang batu bara di tahun depan, menjadi sentimen positif bagi emiten tambang untuk memacu…

Pasar Apartemen Tetap Tumbuh di Tahun Politik

NERACA Jakarta –Meskipun tahun depan dihantui sentimen politik, para pelaku properti menyakini industri properti masih tetap positif. Apalagi, properti masih…

Mandiri Investasi Bakal Rilis Tiga KIK EBA - Targetkan Dana Kelola Tumbuh 20%

NERACA Jakarta – Tahun depan, PT Mandiri Manajemen Investasi (Mandiri Investasi) menargetkan pertumbuhan total dana kelolaan atau asset under management…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Desa Nabung Saham Hadir di Monokwari

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akan mencanangkan "Desa Nabung Saham" di wilayah Kabupaten Manokwari, Papua Barat,”Desa Nabung Saham akan dibentuk…

BEI Suspensi Perdagangan Saham MNCN

Mengendus adanya transaksi yang mencurigakan melalui Nomura Sekuritas Indonesia, PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) mengajukan penghentian sementara (suspensi) perdagangan…

Link Net Targetkan 150 Ribu Pelanggan

Kebutuhan jaringan internet di Indonesia memacu PT Link Net Tbk (LINK) gencar ekspansi jaringan. LINK optimistis bisa memenuhi target 2,8…