Per 2 Agustus, Penarikan Uang Tunai Capai Rp97 Triliun

NERACA

Jakarta -Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Difi Ahmad Johansyah mengatakan, penarikan uang tunai yang dicatat oleh BI per tanggal 2 Agustus 2013 mencapai Rp 97 triliun atau 94,1% dari proyeksi awal sebesar Rp103,1 triliun.

Dia juga mengatakan, penarikan uang tunai lebaran yang dilakukan oleh perbankan dari BI baru akan berakhir pada Selasa 6 Agustus 2013 diperkirakan nilainya sesuai dengan proyeksinya. “Namun daerah penarikan uang tunai di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek) melebihi proyeksi,” kata Difi di Jakarta, Senin (5/8).

Tercatat pada 5 Agustus 2013 nilainya mencapai Rp 31,8 triliun, atau 102 persen dari proyeksi khusus Jabodetabek sebesar Rp 31,1 triliun. Difi mengatakan, penarikan secara nasional pada 2 Agustus 2013 yang lalu merupakan yang tertinggi, dengan total pada hari itu saja tercatat sebesar Rp 15,4 triliun.

Namun, dia juga menjelaskan pada hari terakhir tanggal 6 Agustus 2013 penarikan tidak akan besar dan stok masih mencukupi. Tercatat, BI memiliki uang kas hingga Rp 146 triliun.

Sebelumnya, BI memprosentasekane penarikan uang tunai nasional baru mencapai 33,5% sehingga penyerapan bertambah 60% hanya dalam waktu 5 hari. Difi mengatakan itu hal yang logis mengingat banyak pekerja yang belum menerima bonus atau Tunjangan Hari Raya (THR). Serta Bantuan Langsung Sementara Masyarakat yang dibagukan. “Serta gaji ke 13 PNS, TNI Polri, untuk PNS menerima gaji pada tanggal 1 Agustus,” ucap dia.

Sementara itu, hingga 5 Agustus 2013, untuk penukaran Uang Pecahan Kecil (UPK) secara nasional telah mencapai Rp 1,7 triliun, dengan total di Jakarta saja sekitar Rp 200 miliar. Di kawasan lapangan IRTI Monas, penukaran uang mencapai Rp 41,8 miliar dari mobil kas BI saja. Namun, Difi tidak mengetahui berapa banyak yang berasal dari mobil kas 11 bank yang terlibat dalam layanan itu.

“Total penukar di Monas ada 19.693 orang, itu yang terakhir per hari ini (5 Agustus 2013) hanya dari mobil kas BI,” tutur Difi.

Sekadar informasi, BI mengajak 11 bank umum yaitu BCA, Bank Mandiri, BNI, BRI, BTN, CIMB Niaga, Bank Permata, BII, Bank Mega, Bank DKI, dan BJB, untuk memberikan layanan penukaran uang di kawasan Monas pada awal Ramadan yang lalu. [sylke]

BERITA TERKAIT

Tunas Baru Lampung Rilis Obligasi Rp 1 Triliun

Lunasi utang, PT Tunas Baru Lampung (TBLA) akan menerbitkan obligasi berkelanjutan I Tunas Baru Lampung tahap I tahun 2018 dengan…

DMAS Targetkan Penjualan Rp 1,25 Triliun

Emiten pengembang kawasan industri, PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) mematok target marketing sales tahun ini sebesar Rp 1,25 triliun. Direktur…

Tower Bersama Bangun 1000 Menara di Luar Jawa - Siapkan Capex Rp 1 Triliun

NERACA Jakarta –Kejar pertumbuhan bisnis lebih agresif lagi, PT Tower Bersama Infrastruktur Tbk (TBIG) tahun ini menargetkan dapat membangun sekitar…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

OJK Sebut Bumiputera Dalam Kondisi Normal - Dari Sisi Bisnis dan Pendanaan

  NERACA Jakarta - Para pemegang polis dan mitra kerja Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912 kini bisa bernafas lega…

Kementerian PUPR Segera Teken MoU dengan BTN terkait KPR FLPP

  NERACA Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Pembiayaan Perumahan memastikan bahwa PT Bank…

BNI Sosialisasikan BNI Yap di Java Jazz

  NERACA Jakarta - Untuk memanjakan para penggemar musik jazz Indonesia serta menyosialisasikan alat pembayaran baru pada pagelaran musik Jakarta…