Tifa Finance Tidak Muluk Targetkan Pembiayaan - Imbas Kenaikan BI Rate

NERACA

Jakarta-Kenaikan suku bunga acuan (BI Rate) sebagai langkah Bank Indonesia menghadang laju inflasi dan pelemahan rupiah sangat dirasakan oleh perusahaan pembiayaan di tanah air. PT Tifa Finance Tbk (TIFA), perusahaan pembiayaan tercatat di Bursa Efek Indonesia mengaku tidak menargetkan pembiayaan terlalu tinggi di tahun ini.

“Kenaikan BI Rate dan persaingan bisnis membuat perseroan lebih berhati-hati dalam mematok target.” kata Presiden Direktur TIFA, Suwito Djohan di Jakarta akhir pekan kemarin.

Pertumbuhan pembiayaan perseroan pada tahun ini ditargetkan naik 11,11%, menjadi Rp900 miliar dari pencapaian pembiayaan tahun lalu yang mencapai Rp800 miliar. Sementara, di semester pertama perseroan mencatatkan pendapatan Rp88,99 miliar, naik 2,84% dibandingkan tahun periode yang sama tahun sebelumnya Rp86,54 miliar. Laba setelah pajak perseroan naik 1,56% menjadi Rp19,86 miliar dari Rp19,56 miliar.

Pembiayaan Rp470 miliar atau sekitar 50% dari target total pembiayaan tahun ini Rp900 miliar. Komposisinya, 60% berasal dari sektor alat berat, 15% pembiayaan konstruksi, dan sisanya disumbang dari pembiayaan industri, pelabuhan, kesehatan, dan lainnya.

BERITA TERKAIT

Sentimen Stimulus Pemerintah - Laju IHSG Berhasil Balik Arah Ke Zona Hijau

NERACA Jakarta – Mengakhiri perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (2/4) kemarin, indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup…

Latinusa Bukukan Untung US$ 2,68 Juta

NERACA Jakarta - Emiten pengolahan pelat timah PT Pelat Timah Nusantara Tbk. (NIKL) atau Latinusa membalikkan posisi rugi tahun lalu…

Laba Bersih Alfamart Melesat Tajam 71,11%

NERACA Jakarta - PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) membukukan kenaikan laba 2019 sebesar 71,11% menjadi Rp1,11 triliun dari periode…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Tiga Propinsi Ini Paling Rentan Terhadap Covid-19

Masifnya penyebaran virus corona (Covid-19) telah berdampak pada lemahnya perekonomian dalam negeri dan memberikan kekhawatiran para pelaku ekonomi. Berdasarkan Katadata…

Sentimen Stimulus Pemerintah - Laju IHSG Berhasil Balik Arah Ke Zona Hijau

NERACA Jakarta – Mengakhiri perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (2/4) kemarin, indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup…

Latinusa Bukukan Untung US$ 2,68 Juta

NERACA Jakarta - Emiten pengolahan pelat timah PT Pelat Timah Nusantara Tbk. (NIKL) atau Latinusa membalikkan posisi rugi tahun lalu…