Pengusaha Pesimis Kinerja Perekonomian

NERACA Jakarta - Pengusaha Indonesia harus bersatu untuk memenangkan persaingan dalam pertumbuhan ekonomi ke depan. Menurut Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofjan Wanandi ke depannya perekonomian Indonesia akan semakin sulit, karena tahun depan Indonesia akan memasuki tahun politik. Kondisi ini akan membahayakan kalangan pengusaha yang akan terkena banyak pengaruhnya. \"Apa lagi tahun depan menghadapi tahun pemilu, begitu banyak pengaruh yang akan terjadi, mungkin pengaruh satu sama lain akan membuat kita susah berkomunikasi untuk membangun ekonomi ke depan,\" kata Sofjan, di Jakarta,kemarin. Sofjan menambahkan, saat ini hal tersebut sudah terlihat, dengan sulitnya bersatu antara pengusaha dengan buruhnya. Padahal jika perekonomian ingin maju maka kedua elemen tersebut harus menyatu, dan sebenarnya persaingan itu ada bukan pada posisi pengusaha dan pekerja, namun dengan pungusaha asing, \"Kita semakin sulit bersatu, kita sudah terpecah-terpecah karena kepentingan sesaat, terutama pengusa dengan pekerja, susah bersatu padahal persaingan kita dengan asing. Paling gampang terprovokasi untuk kepentingan tidak baik,\" ungkapnya. Untuk menyatukan hal tersebut menurutnya harus ada komunikasi antara kedua belah pihak dan antar pengusaha. Selain itu pengusaha juga harus melakukan introspeksi.\"Sebaiknya melakukan introspeksi melihat apa yang lakukan ke belakang dan yang akan dilakukan ke depan. Tentu di dalam masa kita berkuasa ini saya percaya kita sebagai pimpinan pengusaha punya tanggungjawab, kita terhadap negara ini, pembanguan negara kita,\" pungkasnya. 

BERITA TERKAIT

IMF: Perang Dagang AS-China Tingkatkan Risiko - PENGUSAHA KHAWATIR PERLAMBATAN EKONOMI

Jakarta-Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund-IMF) mengingatkan, kebijakan Presiden AS Donald Trump yang menyatakan perang dagang dengan China dapat meningkatkan…

PNM: UMKM Punya Peran Strategis Dalam Perekonomian

PNM: UMKM Punya Peran Strategis Dalam Perekonomian NERACA Banda Aceh - PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM menyatakan usaha…

Apindo: Lemahnya Kepastian Hukum Picu Demotivasi Pengusaha

Apindo: Lemahnya Kepastian Hukum Picu Demotivasi Pengusaha NERACA Jakarta - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menilai jaminan kepastian hukum di Indonesia…

BERITA LAINNYA DI INDUSTRI

Ini Jurus Wujudkan Indonesia Jadi Kiblat Fesyen Muslim Dunia

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian terus berupaya mewujudkan visi Indonesia untuk menjadi kiblat fesyen muslim dunia pada tahun 2020. Peluang…

Laporan Keuangan - Satu Dekade, Kemenperin Raih Opini WTP Berturut

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk laporan keuangan…

Dukung Industri 4.0 - Kemenperin Usul Tambah Anggaran Rp 2,57 Triliun

  NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian mengusulkan tambahan anggaran pada tahun 2019 kepada DPR RI sebesar Rp2,57 triliun. Anggaran tersebut…