Penjualan Holcim Capai Rp 4,1 Triliun

Perusahaan semen, PT Holcim Indonesia Tbk mencatatkan penjualan sepanjang semester pertama tahun ini sebesar Rp 4,4 triliun atau tumbuh dibandingkan priode yang sama tahun lalu Rp 4,1 triliun. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta kemarin.

Selain itu, perseroan juga membukukan laba bersih Rp 467 miliar atau turun tipis dibandingkan priode yang sama tahun lalu Rp 505 miliar. Sementara marjin laba kotor naik 35% dan pendapatan operasional Rp 783 miliar. Kemudian untuk memberikan kepercayaan kepada investor, perseroan juga berencana kembali membayar dividen sementara yang lebih besar dibandingkan priode yang sama tahun lalu.

Kata Presiden Direktur, Eamon Ginley, pembayaran dividen ini mencerminkan kepercayaan diri perusahaan atas strateginya yang berfokus pada pelanggan, perluasan kapasitas produksi di Jawa Timur dan optimisme pada prospek pertumbuhan pasar dalam jangka menengah.

Disebutkan, dividen sementara sebesar Rp 37 per lembar saham yang akan dibayarkan, 15 % lebih besar dari nilai dividen sementara tahun lalu, “Dengan dividen ini, secara pasti Holcim terus memberikan keuntungan kepada para pemegang sahamnya, dan dengan terus menerapkan strategi yang berdasarkan pada peningkatan nilai tambah kepada pelanggan,serta memaksimalkan efisiensi kapasitas,”tandasnya. (bani)

BERITA TERKAIT

Tiga Propinsi Ini Paling Rentan Terhadap Covid-19

Masifnya penyebaran virus corona (Covid-19) telah berdampak pada lemahnya perekonomian dalam negeri dan memberikan kekhawatiran para pelaku ekonomi. Berdasarkan Katadata…

Saham CARE Masuk Pengawasan BEI

Mempertimbangkan peningkatan harga saham di luar kebiasaan atau unusual market activity (UMA), perdagangan saham PT Metro Healthcare Indonesia Tbk (CARE)…

Darya Varia Raup Laba Rp 221,78 Miliar

PT Darya-Varia Laboratoria Tbk. (DVLA) mencatatkan laba bersih sebesar Rp 221,78 miliar di 2019 atau tumbuh 10,53% dibandingkan tahun sebelumnya…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Tiga Propinsi Ini Paling Rentan Terhadap Covid-19

Masifnya penyebaran virus corona (Covid-19) telah berdampak pada lemahnya perekonomian dalam negeri dan memberikan kekhawatiran para pelaku ekonomi. Berdasarkan Katadata…

Sentimen Stimulus Pemerintah - Laju IHSG Berhasil Balik Arah Ke Zona Hijau

NERACA Jakarta – Mengakhiri perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (2/4) kemarin, indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup…

Latinusa Bukukan Untung US$ 2,68 Juta

NERACA Jakarta - Emiten pengolahan pelat timah PT Pelat Timah Nusantara Tbk. (NIKL) atau Latinusa membalikkan posisi rugi tahun lalu…