Penjualan Holcim Capai Rp 4,1 Triliun

Perusahaan semen, PT Holcim Indonesia Tbk mencatatkan penjualan sepanjang semester pertama tahun ini sebesar Rp 4,4 triliun atau tumbuh dibandingkan priode yang sama tahun lalu Rp 4,1 triliun. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta kemarin.

Selain itu, perseroan juga membukukan laba bersih Rp 467 miliar atau turun tipis dibandingkan priode yang sama tahun lalu Rp 505 miliar. Sementara marjin laba kotor naik 35% dan pendapatan operasional Rp 783 miliar. Kemudian untuk memberikan kepercayaan kepada investor, perseroan juga berencana kembali membayar dividen sementara yang lebih besar dibandingkan priode yang sama tahun lalu.

Kata Presiden Direktur, Eamon Ginley, pembayaran dividen ini mencerminkan kepercayaan diri perusahaan atas strateginya yang berfokus pada pelanggan, perluasan kapasitas produksi di Jawa Timur dan optimisme pada prospek pertumbuhan pasar dalam jangka menengah.

Disebutkan, dividen sementara sebesar Rp 37 per lembar saham yang akan dibayarkan, 15 % lebih besar dari nilai dividen sementara tahun lalu, “Dengan dividen ini, secara pasti Holcim terus memberikan keuntungan kepada para pemegang sahamnya, dan dengan terus menerapkan strategi yang berdasarkan pada peningkatan nilai tambah kepada pelanggan,serta memaksimalkan efisiensi kapasitas,”tandasnya. (bani)

BERITA TERKAIT

WSBP Bukukan Pendapatan Rp 5,02 Triliun

NERACA Jakarta – PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) mencatatkan pendapatan usaha hingga per Agustus 2018 sebesar Rp 5,02 triliun.…

Penjualan Marga Abhinaya Terkoreksi 50%

NERACA Jakarta - PT Marga Abhinaya Abadi Tbk (MABA) membukukan penjualan dan pendapatan di semester pertama 2018 turun 50% menjadi…

Waskita Tawarkan Bunga Hingga 9,75% - Terbitkan Obligasi Rp 2 Triliun

NERACA Jakarta - PT Waskita Karya Tbk (WSKT) menawarkan surat utang bertajuk obligasi berkelanjutan III Waskita Karya tahap III tahun…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Kondisi Ekonomi Masih Baik - Minat Perusahaan Untuk IPO Tetap Tinggi

NERACA Jakarta - Nilai tukar rupiah yang sempat mengalami depresiasi cukup dalam dan memberikan sentimen negaif terhadap kondisi indeks harga…

Debut Perdana di Pasar Modal - Saham PANI Oversubscribed 14 Kali

NERACA Jakarta – Di tengah rapuhnya nilai tukar rupiah terhadap dollar AS dan juga terkoreksinya indeks harga saham gabungan (IHSG)…

Investor Summit 2018 Sambangi Surabaya

Rangkaian acara paparan publik dari perusahaan tercatat secara langsung di 8 kota Investor Summit 2018 kembali berlanjut dengan tujuan kota…