Menjadikan Rumah Bersih dan Sehat

Mempunyai rumah yang sehat dan bersih tentunya diinginkan oleh banyak orang. Apalagi bagi keluarga yang memiliki balita, tentu kebersihan hunian harus diperhatikan agar balita yang dimiliki juga dapat hidup dengan sehat.

Tak jarang segala cara ditempuh pemilik rumah, mulai dari membersihkan ruangan dan proabot sendiri hingga menggunakan tenaga dari asisten rumah tangga (pembantu). Semua itu demi satu tujuan yaitu agar rumah bersih dan sehat.

Tetapi, masalah akan muncul berbarengan dengan datangnya Hari Raya Iedul Fitri, maklum seperti biasa hari raya umat Islam itu lekat dengan tradisi mudiknya, dimana semua orang di perantauan ingin berkumpul dengan keluarga besar mereka di kampung halaman masing-masing. Nah, kalau sudah begini apa solusinya?

Tenang, meskipun pembantu pulang kampung saat ini ada layanan bersih-bersih bisa didapatkan dengan hanya mengangkat telpon. Ya, kini terdapat pelayanan bersih-bersih dari pengusaha bisnis jasa cleaning service. Bahkan, jasa ini tak hanya memberikan jasa bersih-bersih lantai saja, tetapi juga memberikan jasa membersihkan barang lainnya seperti sofa, dan tempat tidur.

Sesungguhnya masih banyak cara lain untuk mendapatkan hunian bersih dan sehat saat Lebaran tiba, tentu Anda harus mau bercapek-capek sedikit dengan mengerjakannya sendiri. Berikut ini, beberapa tips untuk mebuat hunian bersih dan sehat.

Kurangi Perangkat Elektronik

Elektronik memang mampu menenangkan pikiran, tetapi juga terkadang malah membuat stress karena posisinya yang semerawut. Untuk ketenangan pikiran, singkirkan atau kurangi barang-barang elektronik. Gunakan furnitur penyimpanan panel barang-barang elektronik seperti CD, DVD, dan peralatan digital lainnya.

Gunakan Kain Microfiber

Kain microfiber atau kain yang berbahan serat sintetis (fiber) sudah banyak dijadikan sebagai alat-alat rumah tangga dari pakaian hingga kain pel.

Hindari Bahan Kimia Berbahaya

Hati-hati dengan senyawa organik yang mudah menguap seperti perabot rumah dengan bahan kimia berbahaya, misalnya cat, busa, karpet juga bisa berisi bahan kimia berbahaya. Carilah produk-produk yang tidak ada kandungan bahan kimia berbahaya, tidak berbau, dan tidak ada karsinogen.

Rapihkan Instalasi Listrik

Jika di rumah Anda banyak terdapat sambungan-sambungan kabel yang sifatnya permanen, itu bisa membahayakan. Kabel-kabel tersebut harusnya bersifat sementara dan tertutup agar menghindari bahaya kebakaran. Langkah terbaik, sebaiknya Anda memiliki outlet listrik langganan dan terpercaya.

Biasakan Bersih-bersih

Gunakan vacum cleaner untuk membersihkan debu yang melekat pada karpet dan lain sebagainya. Sementara untuk kamar, kebersihannya juga harus diperhatikan. Karena, apabila kamar bersih akan membuat penghuninya lebih nyaman, tak hanya itu kesehatan pun dapat diraih dengan bersihnya kamar Anda.

BERITA TERKAIT

Gejolak Persaingan Ekonomi Global vs Cashflow yang Sehat - Studi Kasus Unrealized loss PLN

  Oleh: Sudimara Pati, Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Swasta Belakangan kita diberitakan bahwa Perusahaan Listrik Negara (PT PLN) milik BUMN…

Dekonsolidasi Positif Bagi Meikarta dan LPCK

NERACA Jakarta – Aksi korporasi PT Lippo Cikarang Tbk mendekonsolidasi PT Mahkota Sentosa Utama (MSU), pengembang proyek mega properti Meikarta…

Bhineka Life dan OJK Gelar Literasi Keuangan untuk Guru

    NERACA   Bandung - PT Bhinneka Life Indonesia (Bhinneka Life) bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional…

BERITA LAINNYA DI PELUANG USAHA

Pertemuan IMF –WB Momentun Perkenalkan Produk UMKM Nasional Dikancah International

Pertemuan tahunan IMF – World Bank (WB)  yang berlangsung di Nusa Bali harus bisa menjadi momentum memperkenalkan produk  usaha mikro,…

Sruput Dinginnya Usaha Minuman Bubble

Meski tidak seheboh dulu minuman bubble . Tapi usaha ini masih menyimpan potensi. Pemain baru usaha ini juga masih muncul…

Jajaki Gurihnya Usaha Jajan Martabak

Jajanan Martabak merupakan salah satu kudapan yang sangat familiar di lidah masyarakat Indonesia. Disajikan dengan berbagai varian rasa, martabak tak…