Reguk Untung dari Bisnis Jasa Cleaning Service

Sabtu, 03/08/2013

Selain menjanjikan omzet besar, bisnis ini masih berpeluang besar karena belum tergarap dengan maksimal. Tetapi, tetap saja kalau ingin sukses empunya usaha harus memiliki strategi jitu demi memenangkan persaingan.

NERACA

Tingkat perekonomian Indonesia memang terus membaik. Buktinya, belakangan ini banyak berdiri bangunan mewah serta gedung-gedung perkantoran. Akibatnya, kebutuhan jasa cleaning service juga sangat diperlukan. Nah, bagi yang jeli melihat peluang, tentu kondisi ini akan dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk membuka usaha penyedia jasa cleaing service.

Maklum, selain besarnya omzet dan mudah dijalankan bisnis ini juga belum tergarap dengan baik pasarnya. Sehingga peluang bisnis ini masih terbuka lebar. Ya, saat ini memang usaha jasa cleaning service seperti jasa cuci karpet, cuci sofa, poles lantai, menjaga kebersihan furniture, hingga membersihan ruangan belum banyak yang menggarapnya. Tetapi dalam kurun waktu lima tahun ke depan, usaha ini dipercaya akan semakin menggeliat.

Maklum, hunian bersih dapat menjadi cerminan pemiliknya. Biasanya, soal bersih-bersih menjadi tugas asisten rumah tangga. Tetapi, tak semua bagian tentu tak bisa dibersihkan seluruhnya karena urusan membersihkan barang yang lebih rumit seperti sofa, karpet, spring bad dan lain sebagainya tentu mereka punya keterbatasan kemampuan.

Apalagi menjelang Lebaran seperti saat ini, pastinya banyak pemilik rumah yang membutuhkan jasa cleaning service karena asisten rumah tangga mereka (pembantu) mudik ke kampung halaman masing-masing. Ya, keberadaan usaha jasa cleaning service memang sangat prospektif saat menjelang Lebaran dan beberapa minggu setelahnya.

“Bersih-bersih saat Lebaran sudah menjadi tradisi di negera kita, kalau saya sih seperti tahun-tahun sebelumnya, paling ya menggunakan jasa cleaning service untuk membersihkan sofa, dengan jasa yang mereka berikan tempat duduk tamu akan lebih nyaman tentunya,” jawab Eni yang mengaku sudah dua tahun ini memggunakan jasa cleaning service kala Lebaran tiba.

Tak hanya kalangan rumah tangga saja yang membutuhkan jasa cleaning service saat Ramadhan atau jelang Lebaran, karena banyak juga masjid-masjid yang membutuhkan jasa untuk mencuci karpet yang akan digunakan untuk sholat ied.

“Ya, saya punya langganan dari berbagai kalangan, mulai perorangan, perusahaan bahkan ada juga pelanggan saya yang memberi tugas untuk membersihkan karpet masjid, pokoknya semua kita kerjakan asalkan memang bisa dikerjakan,” jawab Fajri, pengusaha jasa cleaning service rumahan yang berlokasi di bilangan Kebon Jeruk Jakarta Barat.

Biasanya, Fajri mematok harga jasa cuci karpet sebesar Rp10.000 per meter persegi. Sementara itu, untuk mencuci sofa dia mengenakan Rp30.000-Rp50.000 per sofa. Adapun tarif untuk jasa membersihkan tempat tidur, Fajri mematoknya di kisaran Rp150.000.

”Kalau untuk membersihkan ruangan lain lagi, Rp5.000 per meter persegi untuk ruangan. Sedang biaya untuk membersihkan kamar mandi tarifnya Rp400.000–Rp 600.000, pokoknya harga pelayanan jasa yang diberikan masih masuk diakal lah,” jawab dia.

Menurut Fajri, harga yang ditetapkannya itu harga yang miring jika dibandingkan usaha lainnya. Tetapi, meski demikian soal kualitas selalu dikedepankannya. Maklum, kalau tidak bisa menjaga kualitas, rasanya banyak pelanggan yang akan lari ke tempat lain.

Benar saja, dengan menetapkan harga miring disetai kualitas mumpuni, akan membuat pelanggan senang, dan hal itu telah dibuktikan Fajri pada usahanya. Meski pun usahanya masih kecil tetap dia mempunyai pelanggan loyal.

“Yang terpenting bagi saya ya itu, kepuasan pelanggan harus dikedepankan, kalau kita bisa membuat pelanggan puas maka kedepannya usaha kita akan lebih prospektif lagi, kan pastinya mereka menceritakan kinerja kita saat membersihkan rumah mereka kepada teman dan kerabat yang suatu saat juga membutuhkan jasa serupa,” tutup dia.