Dua Keuntungan Bisnis Jasa Cleaning Service

Di Indonesia mungkin bisnis ini tidaklah sementereng bisnis yang lain, maklum masih banyak yang merasa jengah kala mendengar nama bisnisnya, bisnis cleaning service. Jangan salah, meskipun namanya bisnis cleaning service, bisnis ini akan membuat Anda tercengang kala mendengar besarnya omzet yang dihasilkan.

Ya, bisnis ini kabarnya bisa menghasilkan omzet puluhan juta rupiah bahkan bisa mencapai ratusan juta rupiah. Apalagi bisnis jasa cleaning service juga belum banyak yang menggarapnya di Indonesia. Sehingga peluang sukses dan mendulang keuntungan masih sangat terbuka lebar.

Tak hanya itu, selain alasan-alasan yang telah diutarakan tadi (omzet dan pasar yang belum tergarap), sesungguhnya masih ada dua alasan utama yang mengisyaratkan mengapa bisnis ini laiak untuk diperhitungkan.

Pertama, bisnis ini tidak membutuhkan modal besar. Siapaun bisa menggarap bisnis ini. Karena untuk memulai usaha jasa cleaning service yang paling dibutuhkan adalah pelayanan kebersihan yang memuaskan.

Dengan modal minim, sejumlah Rp5 juta saja usaha ini sudah bisa berjalan. Modal awal tersebut digunakan untuk mengurus perijinan usaha, membeli berbagai peralatan serta bahan pembersih kimia. Bahkan, ada kabar yang menyebutkan terdapat salah satu pengusaha di bidang jasa cleaning service ini memulainya dengan modal di bawah Rp500 ribu, tetapi kini usahanya sukses dengan omzet yang terbilang cukup besar.

Kelebihan kedua, bisnis ini sangat mudah dijalankan. Selain bermodal minim, yang menjadikan usaha ini sangat laik untuk digeluti karena cukup mudah dijalankan, bahkan jika Anda tak memiliki pengalaman pun usaha ini mampu dijalankan dengan baik.

Ya, memulai usaha jasa cleaning service memang tidak membutuhkan ketrampilan khusus, karena untuk mengoperasikan mesin-mesin seperti vacum cleaner, polisher, blower, dapat dipelajari dengan cepat dan hanya bermodalkan buku panduan saja.

BERITA TERKAIT

Optimalkan Tiga Lini Bisnis Baru - Mitra Investindo Siapkan Capex US$ 3 Juta

NERACA Jakarta – Menjaga keberlangsungan usaha pasca bisnis utama terhenti pada akhir tahun lalu, PT Mitra Investindo Tbk (MITI) bakal…

Terbitkan Produk KIK Dinfra - Jasa Marga Targetkan Dana Rp 1 Triliun

NERACA Jakarta –Besarnya kebutuhan modal PT Jasa Marga Tbk (JSMR) dalam mendanai proyek jalan tol, mendorong perseroan untuk terus memanfaatkan…

Penilaian IGJ - Dua Aspek Lemahkan Indonesia Dalam Perdagangan Internasional

NERACA Jakarta – Peneliti senior Indonesia for Global Justice (IGJ) Olisias Gultom menilai, terdapat dua aspek yang membuat lemah Indonesia…

BERITA LAINNYA DI PELUANG USAHA

Tahun 2019, Pemerintah Targetkan 8 Juta UMKM Aplikasikan Tekhnologi

Pemanfaatan teknologi digital untuk bisnis, khususnya skala usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), sudah menjadi sebuah keharusan. Sebab itu, upaya…

Pesatnya Perkembangan Pasar Modern dan Digitalisasi, Sarinah Tetap Bina UMKM

BUMN ritel PT Sarinah (Persero) menyatakan yakin bisa tetap eksis di tengah pesatnya perkembangan dunia digital. Untuk itu, Sarinah tetap…

Pertemuan IMF –WB Momentun Perkenalkan Produk UMKM Nasional Dikancah International

Pertemuan tahunan IMF – World Bank (WB)  yang berlangsung di Nusa Bali harus bisa menjadi momentum memperkenalkan produk  usaha mikro,…