Mengenali Uang Palsu

Sabtu, 03/08/2013

Selaku bank sentral pengatur uang di Indonesia, Bank Indonesia (BI)telah lama memperkenalkan tips sederhana mengenali uang palsu. Cara dengan deteksi melalui 3D, yaitu dilihat, diraba dan diterawang.

Dilihat

Lihat uang yang dimiliki, apakah warnanya pudar, luntur, patah-patah, kusam, pucat, atau masalah lainnya. Pastikan uang yang anda periksa tadi memiliki warna, corak dan gambar yang baik serta memiliki tanda-tanda uang asli seperti tanda air yang menggambarkan pahlawan-pahlawan nasional, bahan kertas serta benang tali pengaman yang berada di dalam uang tersebut. Uang-uang pecahan besar biasanya memiliki tanda keaslian lain seperti corak gambar dengan warna yang mencolok dan sulit ditiru.

Diraba

Usaplah uang tersebut apakah uang itu terasa kasar atau lembut. Uang yang asli biasanya agak kaku, tebal bahan kertasnya, dan cetakan yang terasa kasar apabila diraba. Selain itu pada angka atau gambar uang biasanya sengaja dicetak agak menonjol dan akan terasa jika diusap-usap.

Diterawang

Langkah yang terakhir adalah menerawangkannya ke sumber cahaya kuat seperti matahari dan lampu. Setelah diterawang lihatlah bagian tali pengaman dan tanda mata air apakah dalam kondisi baik atau tidak. Hasil cetak tidak kasat mata yang akan memendar di bawah sinar ultraviolet.

Pencetakan suatu ragam bentuk yang menghasilkan cetakan pada bagian muka dan belakang beradu tepat dan saling mengisi jika diterawangkan ke arah cahaya. Hasil cetak mengkilap (glittering) yang berubah-ubah warnanya bila dilihat dari sudut pandang yang berbeda. Selain itu terdapat tulisan tersembunyi yang dapat dilihat dari sudut pandang tertentu.