Nusa Raya Cipta Raih Kontrak Baru Rp2,6 Triliun

NERACA

Jakarta- Manajemen PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA), emiten yang bergerak di bidang jasa konstruksi mengaku telah mengantongi nilai kontrak baru sebesar Rp 2,6 triliun atau 90% dari target perolehan kontrak baru untuk tahun 2013.Informasi tersebut disampaikan manajemen perseroan dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin (29/7).

Disebutkan, seluruh kontrak baru tersebut masih merupakan proyek high-rise building. Pada kuartal pertama 2013, perseroan berhasil meraih kontrak baru senilai Rp 1,4 triliun, yang antara lain terdiri dari Crowne Plaza Hotel Bandung, Ciputra World 2, Parahyangan Residences, Bandung dan Pantai Indah Kapuk Avenue Jakarta.

Selanjutnya pada kuartal kedua 2013, perseroan mendapatkan lagi proyek baru senilai Rp 1,2 triliun yang antara lain terdiri dari Konstruksi Area Plant 4 PT Astra Honda Motor di Karawang, Soho @Podomoro City Jakarta dan Indigo Hotel Seminyak Bali.

Sementara itu untuk proyek infrastruktur joint operation perseroan dan PT Karabha Gryamandiri (JO NRC Karabha) yaitu pembangunan jalan Tol Cikampek-Palimanan (CIPALI) sepanjang 116 Km dengan nilai kontrak Rp 7,7 triliun, yang didapatkan oleh JO NRC Karabha pada Oktober tahun lalu.

Dalam proyek ini JO NRC Karabha merupakan kontraktor utama, dan telah mulai dikerjakan sejak bulan Februari tahun 2013. Pengerjaan proyek jalan tol tersebut ditargetkan selama 30 bulan, sehingga apabila semua pekerjaan berjalan tepat pada waktunya maka diperkirakan akan selesai pada bulan Agustus 2015.

Dengan pencapaian kontrak baru sebesar Rp 2,6 triliun, manajemen perseroan memperkirakan contract on hand per 30 Juni 2013 adalah sebesar Rp 3,3 triliun. Oleh karena itu, manajemen perseroan optimis dapat memenuhi target total pendapatan sebesar Rp 2,6 triliun dan laba bersih sebesar Rp 160 miliar seperti yang diproyeksikan manajemen perseroan.

Pihak manajemen mengungkap, pencapaian proyek baru perseroan tersebut hampir sama dengan perolehan kontrak baru perseroan untuk 12 bulan tahun 2012 yang tercatat sebesar Rp 2,7 triliun. Perseroan mencatat telah memiliki cabang-cabang tersebar di Jakarta, Semarang, Surabaya, Medan dan Denpasar yang dapat mendukung kinerja perseroan.

Sebelumnya diinformasikan, unit usaha jasa konstruksi PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) ini menargetkan dapat mengantongi dana Rp5,2 triliun apabila dapat meraih kontrak baru senilai Rp2,9 triliun hingga akhir tahun ini. “Perolehan kontrak baru ditargetkan sebesar Rp2,9 triliun. Kalau kontrak tersebut berhasil didapatkan semua, maka dengan tambahan proyek carry over sebesar Rp2,3 triliun, total proyek hingga akhir tahun ini mencapai Rp5,2 triliun,” kata Corporate PR Manager SSIA, Utari Sulistiawati. (lia)

BERITA TERKAIT

Pemkot Depok Targetkan Cetak 275 Wirausaha Baru

Pemkot Depok Targetkan Cetak 275 Wirausaha Baru NERACA Depok - Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (DKUM) Kota Depok, Jawa Barat,…

KEBIJAKAN BARU MASKAPAI PENERBANGAN DOMESTIK - Aturan Bagasi Berbayar Mulai Diterapkan

Jakarta-Pemerintah mulai hari ini (22/1) membolehkan maskapai penerbangan untuk mulai menerapkan bagasi berbayar, karena persiapan maskapai dinilai sudah cukup.  Diantaranya…

Agresif Investasi di Sektor Energi - Tahun Ini, WIKA Targetkan Laba Rp 3,01 Triliun

NERACA Jakarta – Seiring pertumbuhan target kontrak baru di tahun 2019, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) juga menargetkan pertumbuhan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Transaksi Saham di Sumut Masuk 10 Besar

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Sumatera Utara (Sumut) mengungkapkan, transaksi investor pasar modal di Sumut masuk 10 besar nasional…

IPCC Serap Dana IPO Rp 525,28 Miliar

Sejak mencatatkan saham perdananya di pasar modal tahun kemarin, PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk. (IPCC) telah memakai dana penawaran umum…

Armada Berjaya Bidik Dana IPO Rp39 Miliar

Satu lagi perusahaan yang bakal IPO di kuartal pertama tahun ini adalah PT Armada Berjaya Trans Tbk. Perusahaan yang bergerak…