Peserta Mudik Gratis Jasa Raharja Capai 13.500 Orang

NERACA

Jakarta - Jumlah peserta mudik gratis Jasa Raharja dari tahun ke tahun terus meningkat. Pada tahun ini pengendara sepeda motor yang siap menggunakan bus gratis mencapai 13.500 orang dengan jumlah bus tersedia 250 untuk tujuan 44 kota se-Jawa dan Lampung.

Acara yang diselenggarakan BUMN Asuransi Jasa Raharja (JR) ini ditujukan untuk mengurangi jumlah pemudik yang menggunakan sepeda motor sekaligus menekan jumlah kecelakaan yang kebanyakan dialami oleh pengendara motor.

“Sekitar 60%-70% kecelakaan saat mudik dialami oleh pengendara sepeda motor. Untuk itu kita konsentrasi di sepeda motor. Kita akan menekan angka kecelakaan itu dengan mengadakan mudik gratis menggunakan bus pariwisata bagi para pengendara motor,” ujar Dirut Jasa Raharja Budi Setyarso di Jakarta, akhir pekan lalu.

Budi mengakui tingginya animo masyarakat melakukan mudik, berimplikasi pada berbagai persoalan yang turut menyertainya. Khususnya di bidang transportasi, mudik seringkali diwarnai dengan angka kecelakaan lalu lintas yang cukup tinggi terlebih dialami oleh pemudik yang menggunakan sepeda motor.

Melihat dampak tersebut, pihak JR menyediakan 250 bus dengan kapasitas 13.500 kursi bagi pemudik dengan 44 kota tujuan. Pemberangkatan akan dibagi di dua tempat, Jakarta dan Surabaya. Dibandingkan tahun 2012, jumlah peserta tercatat 13 ribu orang dengan jumlah bus tersedia sebanyak 240 untuk 38 tujuan kota se-Jawa dan Lampung.

Sebanyak 215 bus akan diberangkatkan dari Parkir Timur, Senayan pada 1 Agustus 2013 dengan 29 kota tujuan yaitu, Cirebon, Kuningan, Tasikmalaya, Ciamis, Semarang, Solo, Wonogiri, Tegal, Pekalongan, Purwokerto, Yogyakarta, Pati, Magelang, Kebumen, Sragen, Pemalang, Salatiga, Wonosobo, Wonosari, Cilacap, Malang, Madiun, Gresik, Surabaya, Ngawi, Bojonegoro, Pacitan, Pasuruan dan Lampung.

Sementara pemberangkatan dari Surabaya pada 2 Agustus 2013. Disediakan 35 bus dengan 15 kota tujuan, yaitu Banyuwangi, Jember, Blitar, Kediri, Tulungagung, Trenggalek, Boojonegoro, Madiun, Ponorogo, Semarang, Solo, Yogyakarta, Lumajang, Sumenep dan Pacitan.

Pemudik yang mengikuti mudik gratis bersama Jasa Raharja telah melengkapi persyaratan seperti fotokopi SIM C, fotokopi KTP, fotokopi STNK (motor), dan fotokopi kartu keluarga. Selain itu, untuk satu keluarga dibatasi jumlah maksimal empat orang.

Asuransi Mudik

Pada kesempatan yang sama, Dirut PT Jasaraharja Putera Slamet Riyadi mengatakan para peserta mudik gratis diberikan asuransi tambahan yaitu JP-AMAN, yaitu program asuransi khusus mudik lebaran yang hanya berlaku 7 (tujuh) hari sejak tanggal penerbitan polis, untuk memberikan rasa aman pemudik di masa lebaran.

Bagi masyarakat umum lainnya yang ingin menikmati fasilitas produk asuransi khusus itu, menurut Slamet, dapat memanfaatkannya dengan membayar premi Rp5.000 per orang. Tertanggung akan mendapatkan santunan apabila terjadi kecelakaan selama 7 x 24 jam, berupa santunan meninggal dunia Rp15 juta, cacat tetap (maksimum) Rp15 juta dan biaya perawatan (maksimum) Rp1,5 juta.

Slamet menjelaskan, apabila tertanggung sebelumnya sudah memiliki asuransi kecelakaan JR yang tercover otomatis, jika terjadi musibah kecelakaan si tertanggung tetap mendapatkan santunan baik dari JR maupun JP-AMAN. “Si tertanggung menperoleh jaminan ganda bila terjadi kecelakaan apapun bentuknya selama dalam masa pertanggungan,” tandasnya. [fba]

BERITA TERKAIT

Investor di Bursa Capai 820 Ribu Investor

NERACA Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan, jumlah investor saham per bulan Oktober 2018 mencapai 820.000 investor berdasarkan…

Pembiayaan Adira Capai Rp 31,4 Triliun - Rayakan Hari Jadi Ke-28

NERACA Jakarta – Di hari jadinya ke-28 pada November tahun ini, PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk ( Adira Finance)…

BI: CAD Triwulan III-2018 Capai 3,37% PDB - MENKEU IMBAU MASYARAKAT KURANGI KEGIATAN KE LUAR NEGERI

Jakarta-Bank Indonesia mengungkapkan, defisit neraca transaksi berjalan (current account deficit-CAD) pada triwulan III-2018 mencapai US$8,8 miliar atau 3,37% terhadap PDB,…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

BI Naikkan Suku Bunga Jadi 6%

    NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) kembali menaikkan suku bunga acuannya pada November 2018 menjadi enam persen,…

Perbankan Diminta Perbaiki Tata Kelola

      NERACA   Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani berharap industri perbankan terus memperbaiki tata kelola perusahaan yang…

Bhineka Life dan OJK Gelar Literasi Keuangan untuk Guru

    NERACA   Bandung - PT Bhinneka Life Indonesia (Bhinneka Life) bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional…