TVS Dazz Ramaikan Pasar Matik Indonesia

Melihat tingginya minat masyarakat di Indonesia terhadap kendaraan roda dua dalam beberapa tahun belakangan ini, utamanya untuk kendaraan skutik atau skuter matik. Dengan pangsa yang cukup besar ini membuat pabrikan asal India TVS mencoba peruntungan dengan meluncuran kendaraan matik dengan nama TVS Dazz.

Jika beberapa tahun yang lalu motor bebek sangat digemari di masyrakat Indonesia, akhir-akhir ini popularitas bebek berkurang bahkan semakin tergusur dengan adanya skutik atau skuter matik. Alasan kemudahan dalam berkendara menjadi salah satu alasan mengapa skutik lebih diminati. Dari tahun ke tahun penjualan skutik terus tumbuh, bahkan menguasai 50% total penjualan motor di Indonesia.

Jika melihat pabrikan asal India lainnya (Bajaj) mulai mengurangi aktifitas penjualannya, TVS malah bersiap bersaing dengan motor matik. Berharap kendaraan ini bisa dapat bersaing dan di terima oleh masyarakat Indonesia.

Dengan mengusung tagline Bandel dan irit, TVS Dazz diyakini bisa menarik perhatian masyarakat dengan penampilan berbeda dengan yang lainnya. Dengan mengusung mesin berkapasitas 110 cc dengan sistem pengkabut bahan bakar masih menggunakan karbu. Dan untuk harganya di bandrol Rp.9,99 juta. Dengan TVS Dazz ini, TVS berharap akan mampu meningkatkan penjualan motor mereka, dan berusaha untuk mencicipi pasar skutik yang sudah sangat over crowded.

Fitur TVS Dazz

Mesin duralife, mesin yang digunakan berteknologi low friction over square engine yang sangat efisien dengan waktu dan jarak tempuh yang lebih tinggi. Jadi bisa lebih bandel dan bertenaga.

Cherge HP, ponsel dan gadget sudah menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari. Sering tiba-tiba ponsel habis baterai di tengah jalan. Nah, dengan tersedianya fitur ini memungkinkan Anda men-charge ponsel selama perjalanan.

Kapasitas tangki, dibandingkan sepeda motor matic lainnya, TVS Dazz maksimal pengisian bensinnya mencapai 5,3 liter. Saat ini menjadi yang terbesar di kelas matic.

Ban tubles, produk ini menggunakan ban tubles sehingga dapat menahan udara keluar ketika ban terkena paku sehingga menghambat terjadinya kempes ban.

Tuas pengunci rem, dengan tuas pengunci rem kendaraan akan tetap stabil saat di hgenti ataau parkir di tanjakan atau turunan.

BERITA TERKAIT

MNC Leasing Bidik Pasar Pembiayaan Alkes

NERACA Jakarta – Besarnya potensi pasar industri alat kesehatan (Alkes) di Indonesia, menjadi ceruk pasar yang cukup menjanjikan. Oleh karena…

Pelaku Pasar Butuh Kepastian Hukum - Berpotensi Merugikan Investor

NERACA Jakarta – Kepastian hukum bagi pelaku usaha merupakan hal yang penting dalam keberlangsungan usaha dan begitu juga halnya dengan…

Pasar Obligasi Diproyeksikan Bergerak Sideways - Menanti Sentimen The Fed

NERACA Jakarta - Pekan ini pasar obligasi domestik diperkirakan bergerak sideways. Pasalnya, para pelaku pasar masih akan menunggu pengaruh sentimen-sentimen…

BERITA LAINNYA DI OTOMOTIF

Brio Satya Jadi Model Terlaris Honda Pada September 2017

Honda mencatatkan angka penjualan kendaraan sebanyak 15.112 unit sepanjang bulan September 2017. Penjualan tersebut didukung beberapa model andalan, terutama Brio…

Diskon Besar

Federasi pembuat mobil Jerman memperkirakan adanya kenaikan penjualan mobil tahun 2017 menyusul langkah cepat konsumen untuk membeli mobil baru yang…

Crown Rancangan Ulang Dipamerkan di Tokyo Motor Show

Toyota Motor Corporation (TMC) dijadwalkan akan memamerkan Crown Concept, sedan mewah Toyota yang dirancang ulang dari nol, di Tokyo Motor…