Puri Pratama Bakal Bangun Kota Mandiri di Cibinong - Prospek Pasar Properti

NERACA

Jakarta – Setelah menghabiskan lebih dari Rp 200 miliar untuk pembangunan Cibinong City Mall yang telah rampung 90%, PT Puri Wahid Pratama (PWP) sebagai perusahaan pengembang, mengincar kawasan berkembang lainnya untuk dibangun sebagai kawasan super blok seperti kawasan Cibinong.

Kawasan Super blok di Cibinong yang saat ini tengah dalam pembangunan malnya, akan diisi lagi oleh hotel, apartemen, dan rumah-kantor (rukan) yang diperkirakan akan beroperasi secara keseluruhan pada 5 tahun ke depan. Untuk mal sendiri diperkirakan masih akan terus menyerap dana besar karena belum rampung. Sementara pembangunan rukan diperkirakan akan habiskan dana Rp 50 miliar.

Menurut Komisaris PT Puri Wahid Pratama Denny Putra husodo, pihaknya memang akan melakukan pengembangan di kawasan lain. Kawasan yang diinginkan adalah kawasan yang masuk kategori berkembang, karena lebih mudah membangun kawasan tersebut di mana kompetitor pengembang lain lebih sedikit.“Kami mengincar kawasan berkembang, namun saat ini belum dapat memberikan informasi kawasan mana yang akan kami bangun. Saat ini kami fokus pada pembangunan super blok di sini (Cibinong)”, ujar dia kemarin.

Saat ini PWP masih memiliki lahan kosong di Cibinong seluas 18 hektar yang akan dikembangkan menjadi mal, hotel, rukan dan apartemen. Diperkirakan setelah pembangunan Cibinong City Mall selesai, PWP akan melanjutkan membangun hotel bintang 4 yang akan berada di sebelah mal tersebut.“Hotelnya bintang 4 karena memang di kawasan ini belum ada hotel yang representatif. Kemungkinan dibangun pada 2014 awal, perkiraan kami pembangunan akan memakan waktu 1 tahun dan hotel dapat beroperasi pada 2015 mendatang”, jelas dia.

Kaji Rencana IPO

Ditanya mengenai rencana PWP untuk melepas saham ke publik melalui penawaran perdana saham (Initial Public Offering/IPO), Denny mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya belum berpikir melepas sahamnya meskipun PWP gencar melakukan pengembangan kawasan dengan modal yang cukup besar.“Sama sekali belum ada rencana ke arah sana, jika ada kemungkinan lakukan IPO mungkin 10-15 tahun lagi”, ujar dia.

Sementara itu, General Manager Cibinong City Mall Irfan Yudhyarto mengatakan, setelah topping off akan ada fitting bagi tenat dan akan segera dibuka untuk umum pada Oktober tahun ini. Mal ini ditargetkan menyerap pengunjung yang berada di kawasan sekitar Cibinong seperti Bogor dan Depok.“Dengan adanya mal ini diharapkan mengurangi kemacetan di Jakarta karena masyarakat sekitar Cibinong dapat menikmati mal ini sebagai meeting point, kumpul keluarga dan teman”, ujar dia.

Denny juga menambahkan bahwa pembangunan mal tersebut karena melihat peluang yang cukup besar dalam 3 tahun ke depan. Menurut dia, Cibinong akan melebihi kota Bogor dan kota penyangga lainnya. Menurut Marketing Manager Cibinong City Mall Andi Indrawangsah, hingga saat ini brand atau tenant yang telah bergabung mencapai 80% atau lebih dari 120 retailer. Dengan luas area sewa 100.000 meter persegi, Cibinong City Mall hampir diisi oleh banyak tenant, seperti Carrefour, Matahari, XXI, Ace Hardware, Electronic Solution & Home Solution, dan lainnya.“Saat ini tingkat hunian mal di pinggir Jakarta khusunya Bogor mencapai lebih dari 90%dan keberadaan mal sekarang mendekati kawasan hunian masyarakat, seperti halnya Cibinong City Mall. Nantinya, kawasan super blok ini akan menjadi icon satelit di kota Bogor di mana perkembangannya akan mendukung kenaikan harga properti terutama di Cibinong”, ungkap Direktur Coldwell Banker Commercial Patrick Siwemole. (nurul)

Related posts