Transfer Lintas Operator, BI Targetkan 50 Ribu Transaksi

NERACA

Jakarta- Bank Indonesia (BI) menargetkan 50 ribu transaksi layanan \"person to person transfer\" (P to P Transfer) lintas operator seluler hingga akhir 2013 dengan jumlah nominal transaksi yang diharapkan menembus angka Rp1 miliar.

\"Kami cukup optimistis dalam hal ini, karena potensinya memang ada, hanya tinggal menggerakkan kepercayaan masyarakat untuk mau menggunakan fitur transfer uang elektronik antar pengguna telepon seluler,\" kata Deputi Gubernur BI Ronald Waas, melalui keterangan pers di laman BI, Jakarta, kemarin.

Menjelang lebaran 2013, lanjutnya, transfer uang elektronik P to P transfer lintas operator selular diharapkan dapat menjadi alternatif pengiriman uang dari mana saja dan kapan saja, sampai ke remote area.

Sejak awal implementasi layanan P to P Transfer lintas operator selular telah tercatat 218 transaksi dengan nominal Rp6.268.555.

\"Potensi dari pengguna seluler di Indonesia cukup besar,\" ujar Ronald. Menurut dia, kebutuhan akan melakukan transaksi transfer antar individu saat ini sangat tinggi. Transaksi ini dibutuhkan bukan hanya oleh masyarakat di perkotaan, tapi juga masyarakat di remote area yang belum terjangkau oleh institusi keuangan.

Salah satu inovasi yang diluncurkan adalah transaksi transfer uang melalui operator seluler. Dengan kemajuan teknologi dan juga mempertimbangkan penetrasi telepon genggam yang sangat luas, layanan P to P transfer yang disediakan oleh operator seluler akan berpotensi digunakan secara luas oleh masyarakat karena kemudahan dan kenyamanan penggunaannya.

Mulai 15 Mei 2013, Layanan P to P Transfer lintas operator selular (Indosat, Telkomsel, dan XL) sudah bisa digunakan, dan merupakan yang pertama di dunia. Kolaborasi lintas operator telekomunikasi ini merupakan salah satu bentuk upaya untuk meningkatkan \"less cash society\" dan mempercepat keuangan inklusif di Indonesia. [ardi]

BERITA TERKAIT

Telkomsel Targetkan Pertumbuhan Bisnis 5%

NERACA Jakarta – Di tahun 2019, PT Telkomsel masih menaruh asa industri telekomunikasi bisa lebih baik dari tahun sebelumnya. Oleh…

Baznas Lebak Targetkan Zakat Rp600 Juta

Baznas Lebak Targetkan Zakat Rp600 Juta NERACA Lebak - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lebak, Banten, menargetkan pengumpulan zakat…

Optimalkan Penjualan Lewat Digital - MAPA Targetkan Kontribusi Bisa Sampai 5%

NERACA Jakarta – Memanfaatkan pertumbuhan digital saat ini, PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA) akan mulai menggenjot penjualan digital di…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Asosiasi Fintech Minta Dapat Kemudahan Akses Data Kependudukan

    NERACA   Jakarta – Industri Finansial Technology (fintech) berharap agar pemerintah bisa mengizinkan usaha fintech bisa mendapatkan akses…

Genjot Kredit KKB, BCA Autoshow Digelar

    NERACA   Jakarta - Inisiatif PT Bank Central Asia Tbk (BCA) dalam memberikan pelayanan kebutuhan masyarakat terhadap kendaraan…

Lewat LinkAja, BNI Syariah Incar Fee Based Naik 52%

    NERACA   Jakarta - PT. BNI Syariah mengincar pendapatan berbasis komisi dapat meningkat hingga 52 persen menjadi Rp115…