Astra Agro Makin Agresif Akuisisi Lahan

Ekspansi bisnis PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) terus agresif dengan terus menjajaki mengakuisisi lahan perkebunan. Meski demikian, akuisisi tersebut dapat dilakukan apabila sesuai dengan syarat dan kualitas tanaman yang diinginkan perseroan.

Investor Relation PT Astra Agro Lestari Tbkm Rudy Lumarjo mengatakan, pihaknya memiliki tim ekspansi yang bertugas untuk mengkaji dan mengevaluasi lahan yang akan diakuisisi. Manajemen perseroan akan melihat dan mengevaluasi penawaran kepada perseroan. \"Kita memiliki tim ekspansi yang akan mengkaji. Kita tetap melihat dan mengevaluasi penawaran. Kalau maksimal kita lihat penawarannya,\" ujarnya di Jakarta kemarin.

Rudy menuturkan, akuisisi itu dapat dilakukan apa bila sesuai dengan persyaratan, legalitas dan kualitas tanaman. Bila semua persyaratan dapat dipenuhi maka perseroan akan mempertimbangkan untuk melakukan akuisisi. Saat ditanya mengenai ketertarikan terhadap penjualan lahan kebun PT Bakrie Sumatra Plantations Tbk, Rudy menuturkan, pihaknya telah memiliki tim ekspansi untuk melihat penawaran. \"Kami akan memprioritaskan terhadap lahan kebun yang dekat dengan lahan perkebunan yang sudah exixisting. Kalau di luar perkebunan kita memang lebih baik lahannya besar yah minimal 5.000 hektar, \" tutur Rudy.

Saat ini, perseroan memiliki lahan di Riau, Jambi, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Sealtan.Luas lahan perseroan mencapai 274.881 hektar. Sebelummya PT Bakrie Sumatra Plantations Tbk dikabarkan sedang menjual salah satu anak usahanya yang memiliki perkebunan kelapa sawit. Pada 18 Desember 2012 lalu, perseroan telah menjual enam anak usaha dalam subgrup Agri International Resources Pte Ltd.

Rudy menambahkan, target produksi diharapkan naik 5%-10% pada 2013. Kenaikan produksi itu akan berasal dari kebun inti, eksternal dari plasma dan pihak ketiga. (bani)

BERITA TERKAIT

Tutup CGV di Mall of Indonesia - Graha Layar Masih Agresif Buka Layar Baru

NERACA Jakarta –PT Graha Layar Prima Tbk (BLTZ) menutup kegiatan operasional layar lebar CGV di pusat perbelanjaan Mall Of I…

Dorong Bisnis Lebih Agresif - Bukalapak Raih Kucuran Dana dari Mirae Asset

NERACA Jakarta –Pesatnya pertumbuhan bisnis e-commerce Bukalapak, mendorong beberapa perusahaan besar lainnya untuk ikut serta memberikan suntikan modal. Apalagi, Bukalapak…

KINO Akuisisi Kino Food Rp 74,88 Miliar

PT Kino Indonesia Tbk (KINO) akan menjadi pemegang saham pengendali PT Kino Food Indonesia. Rencana itu tertuang dalam perjanjian Jual…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Tiga Anak Usaha BUMN Bakal IPO di 2019

Menyadari masih sedikitnya perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang go public atau tercatat di pasar modal, mendorong Kementerian Badan…

Impack Pratama Beri Pinjaman Anak Usaha

Dukung pengembangan bisnis anak usaha, PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) melakukan perjanjian hutang piutang dengan anak usahanya PT Impack…

Layani Pasien BPJS Kesehatan - Siloam Tambah Tujuh Rumah Sakit Baru

NERACA Jakarta – Tidak hanya sekedar mencari bisnis semata di industri health care, PT Siloam International Hospital Tbk (SILO) terus…