Mega Syariah Santuni 10 ribu Anak Yatim - Sambut Ramadan

NERACA

Jakarta - Dalam menyambut bulan ramadan, Bank Mega Syariah (BMS), kembali menggelar acara “Mega Syariah Berbagi 1434 Hijriah” yang telah menjadi agenda tahunan perseroan. Kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian BMS yang akan memasuki usia ke-9 tahun pada 25 Agustus 2013 mendatang terhadap masyarakat kurang mampu.

Astika Dewi, Corporate Secretary Bank Mega Syariah menuturkan, pada setiap penyelenggaraan acara “Mega Syariah Berbagi 1434 Hijriah”, cabang-cabang Bank Mega Syariah yang tersebar di Pulau Jawa, Sumatra, Bali, NTB, Kalimantan dan Sulawesi memberikan bantuan santunan antara lain berupa uang tunai atau paket sembilan bahan pokok (sembako) kepada panti asuhan, panti jompo ataupun kaum dhuafa yang berada di sekitar kantor cabang.

“Setelah tahun lalu menggelar ‘Buka Puasa Bersama Nasabah dan 5.000 Anak Yatim di Seluruh Indonesia,’ tahun ini sebanyak 333 kantor BMS di seluruh Indonesia serentak menyelenggarakan ‘Santunan kepada 10 ribu Anak Yatim di Seluruh Indonesia,” ujar Astika, melalui keterangan tertulis yang diterima Neraca, Rabu.

Dalam kegiatan ini, Bank Mega Syariah juga menggandeng LAZIS NU dan LAZIS Muhammadiyah dalam menyalurkan santunan kepada anak yatim. Adapun di wilayah Jakarta, “Mega Syariah Berbagi 1434 Hijriah” ini dilaksanakan di tiga titik, yaitu Masjid Muqorrobin (Setiabudi-Kuningan), Yayasan Al Hikmah (Bangka II, Mampang), dan Yayasan Nurul Amanah (Pondok Gede).

Rangkaian kegiatan di bulan ramadan ini merupakan bagian dari corporate social responsibility (CSR) Bank Mega Syariah serta dalam rangka menyemarakkan bulan suci yang penuh berkah. Selain itu tujuannya adalah untuk membangun basis komunitas yang luas dengan masyarakat di sekitar kantor cabang.

“Seluruh karyawan di kantor cabang dilibatkan dan berpartisipasi aktif dalam penyelenggaraan acara tersebut, guna meningkatkan ketakwaan dan kepedulian sosial masing-masing individu serta memberikan manfaat pada lingkungan sekitar,” terangnya.

Berdasarkan data per Juni 2013, jaringan kerja Bank Mega Syariah tercatat berjumlah 333 kantor yang tersebar di Jabotabek, Pulau Jawa, Bali, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi. Terkait kinerja, total aset perseroan mencapai Rp8,6 triliun, dengan total dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp7,05 triliun, total pembiayaan Rp7,34 triliun, laba Rp123,43 miliar serta nonperforming finance (NPF) sebesar 3,67%. [ardi]

Related posts