Bisnis Parcel Lebaran yang Menggiurkan

Produk yang dijadikan isi parcel harus memperhatikan kualitas. Perhatikan tanggal kadaluarsanya, agar tidak mengecewakan konsumen. Sedangkan untuk parcel yang berisi perabot, pilihlah perabot dengan teliti jangan sampai ada yang cacat atau rusak.

NERACA

Momen Ramadhan terutama dan Hari Raya Iedul Fitri banyak dimanfaatkan orang untuk membuka usaha. Karena, mendekati hari lebaran orang mulai membeli beragam kebutuhan lebaran seperti baju, sepatu, makanan dan lain sebagainya. Akibatnya, menjelang lebaran beragam peluang usaha bermunculan, sebut saja bisnis parcel lebaran.

Salah satu budaya lebaran di Indonesia adalah dengan saling mengirimkan parcel lebaran. Baik bagi perusahaan atau pun bagi perorangan, saat lebaran semuanya seakan tak mau ketinggalan memberikan parcel kepada keluarga dan kerabat mereka.

Ya, tradisi parcel lebaran memang merupakan bagian dari banyaknya tradisi di Indonesia. Hal ini bisa dilihat dari berbagai toko, supermarket dan mal-mal yang memajang serta menjajakan parcel dengan aneka bentuk dan isi.

Biasanya target konsumennya selain individu adalah instansi dan perusahaan. Namun, perusahaan swasta merupakan salah satu target pemasaran yang memiliki prospek cerah, karena memiliki pasar yang cukup besar.

“Kalau saya membeli parcel untuk anggota keluarga saya, untuk adik dan kakak saya, dan biasanya mereka juga seperti itu, mereka juga biasa mengirimkan parcel ke saya,” sebut seorang ibu bernama Lina kala ingin memesan parcel lebaran di bilangan Barito Jakarta Selatan.

Biasanya satu bingkisan parcel lebaran berisi aneka ragam minuman dan makanan ringan, namun kini parcel bisa berisi barang pecah belah, kebutuhan rumah tangga dan masih banyak lainnya. Harga yang ditawarkan bisa beragam mulai dari puluhan ribu rupiah hingga jutaan rupiah.

Tentunya, yang menjadi salah satu hal penting dalam bisnis parcel adalah bagaimana melakukan pengemasannya. Untuk itu, Anda harus mengemas setiap parcel dengan rapi dan menarik. Parcel lebaran dapat dikemas dengan mengggunakan keranjang atau kardus yang sudah didesain dengan tema khas lebaran.

Peluang usaha parcel lebaran ini memang amat menggiurkan dan dipercaya akan semakin meningkat lagi jelang hari H, meningat tak hanya Lina saja yang berencana memberikan parcel lebaran, tetapi banyak orang di luaran sana yang mempunyai niat seperti Lina.

Makanya, jangan heran kalau beberapa pelaku usaha parcel lebaran mengatakan bahwa permintaan yang mereka peroleh itu meningkat 100% di masa-masa menjelang lebaran seperti saat ini.

“Kalau permintaan parcel mulai meningkat seminggu setelah puasa, mungkin agar lebih pas mengirimkan momen-nya, sehingga sebelum hari raya parcel sudah sampai ke tangan penerimanya,” jawab Ari pedagang parcel di bilangan Barito Jakarta Selatan.

Ari menegaskan, mengapa bisnis ini banyak dilirik orang karena melakoninya juga sngat mudah. Siapapun bisa menggarap bisnis ini. Asalkan ada kemauan, nah tetapi agar dapat sukses membutuhkan kerja ekstra.

“Soal memasarkan produknya juga tidak susah, bisa dimulai dengan cara-cara sederhana seperti dengan memasarkan langsung kepada rekan-rekan bisa juga menawarkan ke rumah-rumah disekitar lingkungan tempat tinggal,” turup Ari.

Related posts