Tiga Pilar Sejahtera Divestasi 9,5% Saham - Lebarkan Sayap Go Internasional

NERACA

Jakarta-PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk mengaku tengah fokus dalam pengembangan bisnisnya untuk menjadi perusahaan multinasional. Perseroan menargetkan dapat meningkatkan kinerja ekspor dan berekspansi secara luas di dunia internasional. \"Sekarang ini ekspor kita masih single digit. Kita harapkan dalam lima tahun ke depan ekspor kita naik 10%. Targetnya, ada 10 negara yang akan kita miliki pabrik sendiri.\" Kata CEO PT Tiga Pilar Sejahtera (TPS), Joko Mogoginta di Jakarta, kemarin.

Untuk itu, sambung dia, pihaknya akan memaksimalkan potensi di dalam negeri dan membutuhkan dukungan dari mitra yang dapat diajak kerja sama dalam jangka panjang. Karena alasan itulah pemegang saham pengendali perseroan rela mendivestasi 9,5% saham kepada firma investasi asal Amerika, Kohlerg Kravis Roberts (KKR) Asset Management LCC.

Menurut dia, dengan mitra jangka panjang yang kuat seperti KKR, perseroan memiliki pemegang saham yang tidak hanya memiliki keahlian mendalam di industri makanan dan ritel, tetapi juga mitra yang memiliki visi yang sama yang dapat membantu perseroan tumbuh sebagai perusahaan terkemuka.

Direktur Keuangan AISA Sjambirie Lioe mengatakan, selain meningkatkan kinerja perseroan pihaknya meyakini dengan masuknya KKR juga dapat membantu perseroan untuk melakukan akuisisi besar. \"Bila ingin melakukan akuisisi sebuah perusahaan besar kami tidak akan kesulitan dengan dana, tapi ini bukan hanya sekadar masalah dana saja, tapi juga sinergi,\" jelasnya.

Direktur KKR Asia Tenggara, Ridha Wirakusumah menambahkan, Indonesia memiliki pasar yang besar dengan pertumbuhan yang menarik. Selain bekerja sama dengan AISA, pihaknya juga berminat untuk berinvestasi pada perusahaan-perusahaan yang berkaitan dengan demografi Indonesia seperti konsumer dan infrastruktur \"Kami selalu melihat potensi investasi kita di Indonesia. Namun, baru TPS yang mampu menarik kami.\" ujarnya.

Sebagai informasi, TPS akan melepas 9,5% saham AISA yang dimiliki oleh tiga pemegang saham pengendali yaitu Raiffeisen Bank Intl AG. SPORE BR S/A PT. TPC, Primanex Pte, Ltd, dan Raiffeisen Bank Intl AG. SPORE BR S/A PT. PHS.

Ketiga perusahaan tersebut masing-masing memiliki saham AISA sebanyak 815,1 juta saham, 307,17 juta saham, dan 296,19 juta saham, maka saham yang dipegang ketiga perusahaan tersebut sebanyak 1,42 miliar saham. Artinya TPS menjual 134,7 juta saham AISA ke KKR. Dan setelah penyelesaian transaksi yang diperkirakan akan berlangsung pada Agustus, KKR akan menjadi pemegang saham kedua setelah TPS. (lia)

BERITA TERKAIT

BANI Perluas Jaringan di Kancah Internasional

BANI Perluas Jaringan di Kancah Internasional NERACA Jakarta - Perkembangan arbitrase internasional merupakan hal yang menarik, mengingat sengketa komersial internasional…

Trans Power Bagi Dividen Rp 26,6 Per Saham

NERACA Jakarta – Sukses mencetak pencapaian kinerja keuangan yang apik sepanjang tahun lalu, mendorong PT Trans Power Marine Tbk (TPMA)…

Danai Belanja Modal - Bima Sakti Lepas 625 Juta Saham Ke Publik

NERACA Jakarta – Di saat bisnis properti masih tertekan, rupanya belum menyurutkan rencana PT Bima Sakti Pertiwi untuk go public.…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pefindo Raih Mandat Obligasi Rp 52,675 Triliun

Pasar obligasi pasca pilpres masih marak. Pasalnya, PT Pemeringkat Efek Indonesia atau Pefindo mencatat sebanyak 47 emiten mengajukan mandat pemeringkatan…

GEMA Kantungi Kontrak Rp 475 Miliar

Hingga April 2019, PT Gema Grahasarana Tbk (GEMA) berhasil mengantongi kontrak senilai Rp475 miliar. Sekretaris Perusahaan Gema Grahasarana, Ferlina Sutandi…

PJAA Siap Lunasi Obligasi Jatuh Tempo

NERACA Jakarta - Emiten pariwisata, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) memiliki tenggat obligasi jatuh tempo senilai Rp350 miliar. Perseroan…