Divestasi Newmont Tunggu Izin DPR

NERACA

Jakarta - Kepala Pusat Investasi Indonesia (PIP), Soritaon Siregar mengatakan, kelanjutan divestasi 7% saham PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) senilai Rp2,4 triliun masih menunggu izin dari Dewan Perwakilan Rakyat. Namun, kata dia, izin tersebut belum dapat diberikan lantaran saat ini DPR sedang dalam masa reses.

\"Minggu ini akan kita perpanjang, minimal tiga bulan, dan paling lama enam bulan. Setelah kita perpanjang kita minta izin ke DPR, apakah diperkenankan membeli,\" kata Soritaon di Jakarta, kemarin.

Proses perizinan tersebut, lanjut Soritaon, dilakukan untuk memenuhi amanah dari Mahkamah Konstitusi (MK) yang mewajibkan pemerintah untuk meminta izin kepada DPR dalam menggunakan dana APBN. Langkah selanjutnya setelah PIP mendapatkan izin dari DPR adalah pengkajian oleh pemerintah dalam menentukan siapa yang berhak membeli saham Newmont.

“Kita akan menganalisa lebih lanjut mana yang terbaik dari segala aspek, baru kita putuskan. Apakah PIP, pemerintah daerah, atau konsorsium BUMN (Badan Usaha Milik Negara),\" kata Soritaon. [iqbal]

BERITA TERKAIT

DPR Desak Pemerintah Atasi Problem Beras Medium

NERACA Jakarta – Pemerintah diminta perlu benar-benar memastikan ketersediaan beras medium di tengah-tengah masyarakat di berbagai daerah agar dapat menghentikan…

Anggota Komisi VI DPR RI Berikan Bantuan Mesin Bagi IKM Kota Sukabumi

Anggota Komisi VI DPR RI Berikan Bantuan Mesin Bagi IKM Kota Sukabumi NERACA Sukabumi - Anggota Komisi VI DPR RI…

OJK Cabut Izin Usaha BPR Sinarenam Jatiasih

    NERACA   Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencabut izin usaha PT Bank Perkreditan Rakyat Sinarenam Permai Jatiasih…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Mengganti Terigu Impor dengan Produk Buatan Lokal - Teknologi Pangan

        NERACA   Bogor - Mie memang menjadi santapan favorit masyarakat Indonesia, tanpa pandang usia. Sayangnya mie…

Mewaspadai Inflasi Di Akhir Tahun

      NERACA   Jakarta - Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) mengingatkan pemerintah untuk mewaspadai ancaman…

LPEI Mendorong BUMN Ekspor ke Pasar Prospektif

    NERACA   Jakarta – Pasar prospektif menjadi salah satu alternatif negara tujuan untuk memperluas ekspor di samping Cina…