MAPS Tugu Mandiri, Alternatif Pesangon Bagi Outsourcing - Gandeng Pertamina

NERACA

Jakarta - Program Asuransi Pesangon “Mandiri Asuransi Pesangon Sejahtera” (MAPS) dari Asuransi Tugu Mandiri dipastikan memberi keuntungan dan manfaat bagi pekerja outsourcing atau Tenaga Kerja Jasa Penunjang (TKJP) PT Pertamina (Persero). Menurut Direktur Utama Asuransi Tugu Mandiri, Lilies Handayani, satu sisi, pekerja outsourcing terjamin masa depannya jika berhenti bekerja atau pindah perusahaan. Namun sisi pengusaha atau pemberi kerja, dapat lebih fokus menjalankan roda bisnisnya.

“Program MAPS Tugu Mandiri ini dapat menjadi salah satu alternatif solusi untuk memecahkan persoalan uang pesangon yang kerap menjadi isu krusial antara pekerja outsourcing dan pemberi kerja. Harus dilihat bahwa program asuransi pesangon adalah semangat dan itikad baik pemberi kerja dalam hal pendanaan secara teratur sebagai kewajiban perusahaan terhadap pekerjanya seperti dimanatkan Undang-undang Ketenagakerjaan,” jelas Lilies di Jakarta, kemarin.

Pada tahap pertama, imbuh dia, kartu peserta akan didistribusikan kepada sekitar 1.600 peserta di Unit Bisnis Marketing Operation Region III. Lalu diikuti tahap berikutnya ke unit-unit bisnis Pertamina lainnya yang jumlahnya diperkirakan mencapai sekitar 21 ribu peserta.

”Kepercayaan Pertamina kepada kami merupakan kebanggaan dan menjadi komitmen kami untuk memberikan layanan profesional bagi masa depan peserta program,” tukasnya. Di samping itu, kata Lilies, MAPS Tugu Mandiri juga memberikan efek positif dan berdampak signifikan terhadap kemajuan industri asuransi jiwa atapun jasa keuangan lainnya seperti perbankan, pasar modal, maupun bagi pemerintah.

Oleh karena itu, kerja sama pengelolaan program asuransi pesangon TKJP PT Pertamina (Persero) oleh Asuransi Tugu Mandiri diharapkan menjadi contoh bagi implementasi UU No.13/2013 tentang Ketenagakerjaan.

Program MAPS Tugu Mandiri sendiri merupakan jenis produk severance yang dirancang khusus untuk memberikan jaminan manfaat Uang Pesangon bagi tenaga kerja alih daya atau outsourcing yang berhenti atau pensiun. Program ini memberikan solusi bagi perusahaan-perusahaan dalam mengimplementasikan peraturan pemerintah terkait kesejahteraan pekerja outsourcing atau TKJP. [ardi]

Related posts