Akhir Juli, OJK-BI MoU Pengalihan Pengawasan Bank

NERACA

Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI) segera menandatangani nota kesepahaman pengalihan pengawasan perbankan pada akhir Juli 2013, sebelum pengalihan per 1 Januari 2014 mendatang. ”Saya telah bertemu Gubernur BI, Agus Martowardojo, untuk membahas masalah ini (MoU pengalihan pengawasan bank),\" kata Ketua Dewan Komisioner OJK, Muliaman Darmansyah Hadad di Jakarta, kemarin.

Dia juga menyebutkan, masih ada waktu sekitar lima bulan masa transisi bagi OJK untuk mempersiapkan diri menerima pengalihan tugas dari BI. Muliaman menyebutkan beberapa yang disepakati dalam MoU itu antara lain mengenai kesepakatan kerja atau pembagian tugas bahwa BI menangani makro prudensial sementara OJK menangani mikro prudensial.

\"Lalu disepakati kalau BI mengajukan revisi terhadap UU maka harus mengajak OJK, demikian juga sebaliknya,\" katanya. Selain itu menyangkut aspek sumberdaya manusia (SDM) karena ada sekitar 1.200 pegawai BI yang akan beralih ke OJK, termasuk pegawai BI di daerah.

Nantinya, lanjut Muliaman, di setiap kantor BI di daerah akan juga ada OJK sehingga kesepakatan penggunaan tempat juga menjadi salah satu isi MoU. Isi lainnya menyangkut dokumen pengawasan bank yang disepakati dilakukan scan terhadap dokumen-dokumen tersebut. Nantinya dokumen asli akan dipegang oleh OJK sementara hasil scan akan disimpan di BI.

\"Proses scanning di pusat dan daerah saat ini sudah mencapai 95% sehingga diharapkan dalam waktu dekat sudah selesai,\" kata Muliaman. Dirinya meyakinkan bahwa proses pengalihan pengawasan bank dari BI kepada OJK tidak akan mengganggu pengawasan perbankan. \"Kami yakinkan pengawasan perbankan tidak akan terganggu karena orang-orang yang melakukan pengawasan masih sama,” ungkapnya. [ardi]

BERITA TERKAIT

Kejar Pertumbuhan Target Emiten - BEI Bidik Debitur Bank Besar Untuk IPO

NERACA Jakarta – Dikejar target emiten tahun ini oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebanyak 100 emiten, mendorong PT Bursa Efek…

Tiga Bank BUMN Syariah jadi Mitra Pertamina

NERACA Jakarta - PT Pertamina (Persero) menggandeng tiga bank Syariah anak BUMN sebagai mitra dalam pembayaran gaji dan sejumlah pembayaran…

Harga Saham Melorot Tajam - Saham Cottonindo Masuk Pengawasan BEI

NERACA Jakarta - Perdagangan saham PT Cottonindo Ariesta Tbk (KPAS) masuk dalam pengawasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) karena mengalami…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Pemerintah Diminta Stabilkan Harga Sawit

  NERACA   Kampar - Masyarkat Riau mayoritas berprofesi sebagai petani sawit yang nasibnya bergantung pada harga jual buah sawit.…

Permen PUPR Soal Rusun Akan Dijudical Review

        NERACA   Jakarta - Para pengembang properti yang tergabung dalam Real Estat Indonesia (REI) dan Persatuan…

KIBIF Siapkan 20 Ribu Ekor Sapi untuk Pasar Domestik

    NERACA   Jakarta - Setelah resmi mencatatkan saham perdananya di Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Estika Tata Tiara…