BTN Berikan Fasilitas Produk dan Jasa Layanan - Rangkul PT Pupuk Indonesia

NERACA

Jakarta - Wujud sinergi sesama BUMN diwujudkan PT Bank Tabungan Negara Tbk dengan merangkul PT Pupuk Indonesia (Persero) sebagai mitra bisnis. Kerja sama ini sudah cukup lama kami rencanakan bagaimana agar BTN dapat pula bekerjasama dengan industri lain yang tidak terkait dengan bisnis pembiayaan perumahan.

“Kami bersyukur akhirnya Pupuk Indonesia dapat menjadi mitra bisnis Bank BTN dalam pemanfaatan produk dan jasa layanan yang kami miliki,” ujar Maryono, Direktur Utama BTN, usai menandatangani naskah kerja sama bersama PT Pupuk Indonesia (Persero) di Jakarta, Senin (22/7).

Kerja sama yang ditandatangani oleh masing-masing pihak dimaksudkan sebagai landasan untuk menjalankan bisnis sesuai dengan ruang lingkup kerja sama dalam pemanfaatan Fasilitas Kredit/Pembiayaan Konsumer. Dalam kerja sama ini, BTN akan memberikan fasilitas kredit kepada PT Pupuk Indonesia (Persero) dan anak perusahaannya.

Dengan kerja sama ini pula dimungkinkan bagi seluruh pegawai dari PT Pupuk Indonesia (Persero) dan anak perusahaannya dapat memanfaatkan fasilitas kredit yang disiapkan BTN. Fasilitas kredit itu antara lain menyangkut kredit konsumer, kredit pemilikan rumah (KPR), kredit kepemilikan apartemen (KPA), kredit ringan (Kring), kredit agunan rumah, pinjaman renovasi rumah, pinjaman uang muka, pembiayaan bermotor, kredit platinum dengan kebijakan khusus.

Adapun anak perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero) yang dapat meninkmati fasilitas kredit BTN yaitu PT Pupuk Sriwijaya Palembang, PT Petrokimia Gresik, PT Pupuk Kalimantan Timur, PT Pupuk Kujang, PT Pupuk Iskadar Muda, PT Rekayasa Industri dan PT Mega Eltra.

”Ini merupakan satu terobosan baru yang dapat dilakukan Bank BTN bagaimana dapat melakukan sinergi dengan BUMN. Ada peluang bisnis dengan kerja sama ini,” tukas Maryono. Dia juga menjelaskan, di satu sisi, kerja sama ini akan meningkatkan jumlah kredit yang disalurkan BTN. Namun sisi lain, melalui kerja sama ini, dimungkinkan dapat diperolehnya pengelolaan dana PT Pupuk Indonesia (Persero) dan anak perusahaan oleh BTN.

Dengan demikian peluang peningkatan dana pihak ketiga terbuka dengan adanya kerja sama ini. Per 31 Maret 2013, BTN telah memiliki 3 Kantor Wilayah, 65 Kantor Cabang, 223 Kantor Cabang Pembantu, 479 Kantor Kas, 50 Unit Usaha Syariah, dan 2.922 outlet Kantor Pos Online.

Perseroan juga telah memiliki 1.499 ATM yang tersebar di seluruh Indonesia dan lebih dari 40 ribu ATM yang terkoneksi dengan jaringan ATM Link, Bersama dan Prima. Bank BTN juga telah dilengkapi dengan layanan prioritas di 15 kantor yang tersebar di beberapa wilayah Indonesia. [kam]

BERITA TERKAIT

Terbitkan Produk KIK Dinfra - Jasa Marga Targetkan Dana Rp 1 Triliun

NERACA Jakarta –Besarnya kebutuhan modal PT Jasa Marga Tbk (JSMR) dalam mendanai proyek jalan tol, mendorong perseroan untuk terus memanfaatkan…

Penilaian IGJ - Dua Aspek Lemahkan Indonesia Dalam Perdagangan Internasional

NERACA Jakarta – Peneliti senior Indonesia for Global Justice (IGJ) Olisias Gultom menilai, terdapat dua aspek yang membuat lemah Indonesia…

Kontribusi Manufaktur Masih Besar - Pemerintah Bantah Terjadi Deindustrialisasi di Indonesia

NERACA Jakarta – Kontribusi industri manufaktur Indonesia sebagai penopang perekonomian dinilai masih cukup besar. Hal ini terlihat melalui pertumbuhan sektor,…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Pemerintah Harusnya Turun Tangan Bikin Bank Syariah

  NERACA   Jakarta – Indonesia yang merupakan penduduk muslim terbesar di dunia mestinya menjadi kiblat ekonomi syariah dunia. Nyatanya…

OJK Komitmen Dukung Pembiayaan Berkelanjutan

    NERACA   Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berkomitmen untuk menjalankan program pengembangan pembiayaan berkelanjutan untuk mendorong kinerja…

BCA Dinobatkan The World's Best Banks 2019

      NERACA   Jakarta - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) dinobatkan sebagai The World’s Best Banks 2019…