JCR Pertahankan Peringkat Investasi Indonesia

NERACA

Jakarta - Lembaga Pemeringkat Japan Credit Rating Agency Limited (JCR) secara resmi mempertahankan peringkat Investasi Indonesia (Sovereign Credit Rating) pada level BBB-/stable outlook. Melalui keterangan tertulis yang diterima Neraca, Senin (22/7), JCR menyampaikan tiga faktor kunci yang mendukung keputusan afirmasi tersebut.

Pertama, pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berkelanjutan dan didukung oleh permintaan domestik yang solid. Kedua, beban utang publik yang rendah sebagai hasil dari pengelolaan fiskal yang berhati-hati. Dan ketiga, ketahanan terhadap external shocks.

“Afirmasi peringkat tersebut menunjukkan bahwa perekonomian Indonesia relatif stabil ditengah perlambatan perekonomian global yang disertai ketidakpastian yang tinggi,” ujar Gubernur Bank Indonesia, Agus DW Martowardojo.

Lebih lanjut dia menuturkan, momentum ini perlu dipertahankan melalui upaya yang terkoordinasi antara Pemerintah dan Bank Indonesia sehingga perekonomian yang lebih sehat dapat tetap terjaga dan peningkatan peringkat kredit dapat tercapai.

Secara lebih rinci, analis JCR menyatakan bahwa Indonesia akan tetap mempertahankan pertumbuhan ekonomi yang kuat dan kesinambungan fiskal pada tahun-tahun mendatang. Di sisi lain, Indonesia perlu memperhatikan defisit transaksi berjalan yang dialami neraca pembayaran belakangan ini. [ardi]

BERITA TERKAIT

BI Pertahankan Suku Bunga

    NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga acuan 7-Day Reverse Repo Rate sebesar enam persen…

Tahun 2018, Laju Investasi PMDN di Kota Sukabumi Lebihi Target - Penyerapan Tenaga Kerjanya Mencapai 5.138

Tahun 2018, Laju Investasi PMDN di Kota Sukabumi Lebihi Target Penyerapan Tenaga Kerjanya Mencapai 5.138 NERACA Kota Sukabumi - Laju…

Menko PMK - Indonesia Lakukan Percepatan Kesiapan SDM

Puan Maharani Menko PMK Indonesia Lakukan Percepatan Kesiapan SDM Depok - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK)…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

BI Pertahankan Suku Bunga

    NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga acuan 7-Day Reverse Repo Rate sebesar enam persen…

OJK Sebut DP 0% Gairahkan Sektor Produktif

      NERACA   Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengklaim kebijakan penghapusan uang muka kendaraan bermotor pada perusahaan…

SMF Kerjasama Operasional dengan Bank Penyalur KPR FLPP

    NERACA   Jakarta - PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama operasional dengan bank penyalur…