KKP Terus Dorong Penerapan Ekonomi Biru - Sektor Kelautan dan Perikanan

NERACA

Yogyakarta - Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan rakyat Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menjalankan program blue economy. Blue economy (ekonomi biru) merupakan sebuah konsep ekonomi yang dibuat untuk mendorong pelaksanaan pembangunan berkelanjutan dengan kerangka pikir cara kerja ekosistem.

\"Konsep blue economy sendiri merupakan konsep produksi secara efisien, tanpa limbah, tanpa pencemaran dan diharapkan ini akan meningkatkan penghasilan ke produsen sebagai tenaga kerja,\" ungkap Menteri Kelautan dan Perikanan, Sharif C Sutardjo di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin (22/7).

Dia juga menjelaskan ini dikembangkan melalui pengembangan bisnis inovatif dan kreatif berdasarkan prinsip zero waste, kelestarian lingkungan, menciptakan kesempatan wirausaha dan lapangan kerja, serta memperbaiki modal sosial dengan inovasi dan kreativitas. Dia juga menjelaskan masyarakat juga harus menjaga kelestarian dengan menjalankan program pembangunan yang berkelanjutan.

\"Indonesia memiliki lautan yang luas, ini merupakan anugerah Tuhan yang harus disyukuri dan dikelola dengan baik, diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat khususnya dibidang kelautan,\" ujar Sharif.

Pada blue economy ini, Sharif mencontohkan bagaimana ikan pari dimanfaatkan keseluruhannya tanpa ada bagian yang terbuang. \"Dagingnya untuk dikonsumsi, kulitnya untuk jadi sepatu, dan bagian ekornya dijadikan ikat pinggang,\" imbih Sharif.

Dia juga menjelaskan Manusia seharusnya selalu melakukannupaya pengelolaan secara bijak terhadap alam ini, sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan alam semesta secara umum.

Potensi Besar

Gubernur DIY, Sultan Hamengkubuwono X juga menanggapi saat ini kawasan pantai selatan walaupun memiliki potensi yang sangat besar namun masih belum bisa dioptimalkan. \"Menanggapi ini kami juga merumuskan perubahan paradigma untuk meningkatkan hasil perikanan in,\" ucap dia.

Selain itu, Sultan juga berharap agar menteri bisa memberi perhatian kepada masyarakat karena sebenarnya masa depan warga sekitar pantai selatan terdapat dilautan. \"Untuk meningkatkan potensi sumberdaya kelautan perlu dilakukan peningkatan kualitas sdm, khususnya pelaku utama bidang kelautan dan perikanan baik di bagian pendidikan pelatihan maupun penyuluhan,\" kata Sharif.

Untuk menjalankan fungsi pendidikan KKP memiliki lembaga pendidikan tinggi dan menengah untuk mencetak SDM terdidik dan kompeten bidang kelautan dan perikanan. Setiap tahunnya , lembaga pendidikan ini meluluskan sekitar 1.400 orang yang diserap oleh pelaku usaha untuk mengelola sumberdaya kelautan dan perikanan secara optimal demi kesejahteraan masyarakat.

Di bidang pelatihan sasarannya adalah peningkatan keterampilan pelaku utama kelautan dan perikanan Badan pengembangan Sumber Daya Manusia KP melatih 150 orang masyarakat di seluruh Kabupaten atau Kota DIY untuk pemberdayaan keluarga melalui program Posdaya.

Selain pelatihan KKP juga menggelar safari ramadhan, berbeda dengan safari lainnya kali ini juga digelar lomba kelompok pendengar, pembaca dan pemirsa (Kelompencapir) Pada lomba kali ini para peserta berasal dari Jawa Barat, Banten dan DIY yang merupakan regional II dari enam regional se Indonesia. Kelompok terbaik setiap provinsi ditampilkan dalam lomba kelompencapir yang juga menyajikan pelestarian warisan budaya dan kearifan lokal.

Serta pelaksanaan Gerakan Nasional Masyarakat Peduli Industrialisasi Kelautan perikanan (Gempita) Fokus utama Gempita adalah pemberdayaan masyarakat pedesaan, keberpihakan kepada nelayan, pembudidaya dan pengolah ikan, serta petambak garam skala kecil yang terangkum dalam kelompok pelaku utama dan pelaku usaha.

Menteri juga menyerahkan secara simbolis bantuan program KKP untuk pengembangan usaha mina pedesaan (PUMP) perikanan tangkap, perikanan budidaya dan pengolahan hasil perikanan, kartu nelayan, sertifikat hak atas tanah nelayan, calon induk ikan, pengadaan sarana dan prasarana pengolahan tepung ikan, tenda pemasaran, bantuan penyelenggaraan pendidikan, pelatihan dan penyuluhan. Bantuan ini merupakan kepedulian KKP yang diperuntukkan bagi anak anak nelayan, pembudidaya dan pengolah ikan dan juga petambak garam.

Program Implementasi

KKP mengaku tengah menyusun program implementasi pembangunan sektor laut dan pesisir yang berbasiskan blue economy. Prinsip-prinsip yang terkandung di dalam ekonomi biru dinilai menjadi sebuah “kunci emas” di dalam perencanaan pembangunan nasional.

Menteri Sharif, sebelumnya, menegaskan prinsip-prinsip yang terkandung di dalam ekonomi biru dapat memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi demi mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan. “Kedepannya KKP berencana akan menyusun program implementasi lainnya, sehingga prinsip ekonomi biru dapat di implementasikan secara praktis dalam mengelola laut dan wilayah pesisir,” jelas Sharif.

Hal ini merupakan bentuk upaya pemerintah dalam menciptakan pertumbuhan yang berkesinambungan (sustainable growth) sehingga dapat diwujudkannya keseimbangan antara kegiatan ekonomi dan bisnis yang didukung oleh keseimbangan lingkungan.

Related posts