Central Proteinaprima Lepas 3,8 Miliar Saham

Salah satu pemegang saham PT Central Proteinaprima Tbk (CPRO) atau CP Prima melepas saham senilai Rp 193 miliar. Saham itu dijual PT Pertiwi Indonesia kepada PT Surya Hidup Satwa (SHS). Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (22/7).

Disebutkan, SHS melepas 3,861 miliar lembar saham di harga Rp 50 per lembar dengan nilai transaksi mencapai Rp 193 miliar. Transaksi jual-beli saham ini sudah dilakukan pada 16 Juni lalu

Seperti diketahui Saham CP Prima sudah jadi langganan kena suspensi BEI. Setelah beberapa kali buka-tutup, saham perseroan dibuka kembali awal bulan ini. Saham Proteinaprima pertama kali disuspensi pada sesi I perdagangan tanggal 1 Febuari 2010. Suspensi dikenakan terkait masalah surat utang yang dikeluarkan anak usaha perseroan PT Blue Ocean Resources Pte Ltd.

Pada 29 Juni 2010, perdagangan saham perseroan kembali disetop. Suspensi ini berlangsung cukup lama, hingga akhirnya dibuka pada 21 Maret 2012 namun hanya untuk perdagangan di pasar negosiasi. Suspensi dibuka karena perusahaan berniat melakukan restrukturisasi atas utang-utangnya tersebut. Selain itu, Central Proteinaprima juga sudah merombak jajaran direksi. (bani)

BERITA TERKAIT

Investasikan Dana Rp 49,16 Miliar - Lagi, Purinusa Tambah Porsi Saham INKP

NERACA Jakarta –Perkuat porsi saham di bisnis kertas, PT Purinusa Ekapersada menambah kepemilikannya di PT Indah Kiat Pulp & Paper…

Smartfren Konversi Obligasi Jadi Saham

NERACA Jakarta –Bayar obligasi yang jatuh tempo, PT Smartfren Telecom Tbk. (FREN) mengumumkan bahwa perseroan akan menjalankan konversi atas obligasinya.…

Kantungi Pinjaman Rp 119,92 Miliar - Multipolar Berikan Jaminan Bagi Anak Usaha

NERACA Jakarta - Dukung pengembangan bisnis anak usaha yang seret likuiditas, PT Multipolar Tbk (MLPL) memberikan jaminan atas pinjaman anak…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Anggarkan Capex Rp 1,6 Triliun - Adi Sarana Beli 6.500 Unit Armada Baru

NERACA Jakarta - Danai penambahan armada baru guna menunjang bisnisnya, PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) mengalokasikan belanja modal tahun…

BTEK Bidik Private Placement Rp 509,05 Miliar

Perkuat modal dalam mendanai ekspansi bisnisnya, PT Bumi Teknokultura Unggul Tbk (BTEK) bakal menggelar aksi korporasi penambahan modal tanpa hak…

Tower Bersama Cetak Pendapatan Rp 1,13 Triliun

NERACA Jakarta - Kuartal pertama 2019, PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) mencatatkan pendapatan dan EBITDA masing-masing sebesar Rp1,13 triliun…