Mengapa Pegadaian Mampu Menjadi Solusi?

Banyak alasan masayarakat memilih Pegadaian dengan kemudahan yang menjadi satu alasan masyarakat memilih. Sedangkan sesuai kebutuhan dana yang di gunakan masyarakat tidak hanya untuk kebutuhan konsumsi masyarakat tetapi juga banyak dipakai sebagai modal bagi pengusaha kelas menengah kecil. Persyaratannya lebih mudah tanpa perlu kajian kelayakan kredit seperti yang biasa dilakukan perbankan.

Sedangkan kenapa orang lebih suka memilih pegadaian dan menjadi alternatif pembiayaan? Lihat saja survei BI yang menunjukkan tekanan terhadap inflasi dan membesarnya risiko perekonomian ke depan telah meningkatkan dorongan terhadap kenaikan suku bunga bank, termasuk suku bunga kredit. Para bankir yang disurvei memperkirakan, suku bunga kredit modal kerja bakal naik dari rata-rata 12,94% per tahun.

Bahkan, kenaikan suku bunga kredit konsumsi diperkirakan lebih pesat dari rata-rata 14,99% per tahun menjadi rata-rata 15,34% per tahun. Namun, kredit investasi diperkirakan turun dari rata-rata 13,21% per tahun menjadi rata-rata 13,17% per tahun.

Alhasil, debitur perbankan harus siap-siap menghadapi suku bunga tinggi. Misalnya Bank Mandiri dan BNI yang akan segera menaikkan suku bunga rata-rata 50 basis poin. Kenaikan ini merupakan penyesuaian kenaikan BI Rate sebesar 25 basis poin menjadi 9,5%. Kenaikan tersebut secara otomatis akan diikuti pada bunga kredit dan deposito.

BERITA TERKAIT

Gubernur Jabar Tawarkan Solusi Gaet Peserta BPJS Ketenagakerjaan

Gubernur Jabar Tawarkan Solusi Gaet Peserta BPJS Ketenagakerjaan NERACA Bandung - Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil, menawarkan solusi kreatif…

Solusi Pintar Menata Ruang Terbatas

Solusi Pintar Menata Ruang Terbatas NERACA Jakarta – Kini semakin sulit mencari rumah atau apartemen yang berukuran luas. Mempertimbangkan ketersediaan…

3M Indonesia: Solusi Pintar Menata Ruang Terbatas

3M Indonesia: Solusi Pintar Menata Ruang Terbatas NERACA Jakarta – Kini semakin sulit mencari rumah atau apartemen yang berukuran luas.…

BERITA LAINNYA DI KEUANGAN

KUR, Energi Baru Bagi UKM di Sulsel

Semangat kewirausahaan tampaknya semakin membara di Sulawesi Selatan. Tengok saja, berdasarkan data yang dimiliki Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulsel,…

Obligasi Daerah Tergantung Kesiapan Pemda

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai penerbitan obligasi daerah (municipal bond) tergantung pada kesiapan pemerintahan daerah karena OJK selaku regulator hanya…

Bank Mandiri Incar Laba Rp24,7 T di 2018

PT Bank Mandiri Persero Tbk mengincar pertumbuhan laba 10-20 persen (tahun ke tahun/yoy) atau sebesar Rp24,7 triliun pada 2018 dibanding…