Investasi Bodong Marak di Batam

Otoritas Jasa Keuangan merilis, tingkat penipuan investasi yang mengatas namakan Bursa Efek Indonesia (BEI) marak terjadi di Kepulauan Riau, “Di Kepulauan Riau banyak yang mengatakan anggota bursa atau seolah-olah anggota Bursa Efek Indonesia, padahal bukan. Masyarakat harus hati-hati,\" kata Anggota Dewan Komisioner OJK, bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen, Kusumaningtuti Sandriharmy Soetiono di Batam akhir pekan kemarin.

Dia menyebutkan, OJK banyak menerima aduan masyarakat mengenai penipuan yang berkedok investasi di Kepulauan Riau (Kepri). Bahkan Pusat Informasi Pasar Modal (PIPM) mengkonfirmasi penjaja investasi mengenai instrumen investasi yang ditawarkan, dan ternyata benar penerbit instrumen tersebut bukan anggota bursa.

Menurutnya, para penjaja investasi \"bodong\" banyak menawarkan investasi menggunakan emas, “Paling banyak menggunakan emas, ada juga mata uang asing, komoditas, tapi paling banyak emas,\" tuturnya.

Apalagi, sebelum Mei 2013, investasi emas menarik dengan penawaran keuntungan ganda. Berdasarkan penelusuran, banyak korban investasi adalah orang yang berpendidikan tinggi yang mencoba menggandakan dananya.

Lanjutnya, di seluruh Indonesia, OJK menemukan 40 perusahaan investasi yang tidak jelas izinnya dan tidak diawasi instansi lain. Maka untuk mengantisipasi kegiatan investasi \"bodong\", pemerintah membentuk satuan tugas (satgas) yang terdiri dari 10 instansi di antaranya Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Perdagangan, Kejaksaan dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). (ant/bani)

BERITA TERKAIT

Tahun 2018, Laju Investasi PMDN di Kota Sukabumi Lebihi Target - Penyerapan Tenaga Kerjanya Mencapai 5.138

Tahun 2018, Laju Investasi PMDN di Kota Sukabumi Lebihi Target Penyerapan Tenaga Kerjanya Mencapai 5.138 NERACA Kota Sukabumi - Laju…

Gelontorkan Investasi US$ 30 Juta - Darma Henwa Targetkan Produksi 17 Juta Ton

NERACA Jakarta – Tahun ini, PT Darma Henwa Tbk (DEWA) fokus untuk meningkatkan produksi di tengah beratnya tantangan di industri…

Ex-Officio Disebut Bakal Gerus Investasi di Batam

  NERACA   Jakarta - Peneliti Insitute for Development of Economics and Finance (INDEF), Ahmad Heri Firdaus menegaskan wacana pemerintah…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Tiga Anak Usaha BUMN Bakal IPO di 2019

Menyadari masih sedikitnya perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang go public atau tercatat di pasar modal, mendorong Kementerian Badan…

Impack Pratama Beri Pinjaman Anak Usaha

Dukung pengembangan bisnis anak usaha, PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) melakukan perjanjian hutang piutang dengan anak usahanya PT Impack…

Layani Pasien BPJS Kesehatan - Siloam Tambah Tujuh Rumah Sakit Baru

NERACA Jakarta – Tidak hanya sekedar mencari bisnis semata di industri health care, PT Siloam International Hospital Tbk (SILO) terus…