Transaksi Uang Elektronik Mandiri Rp673 Miliar

NERACA

Jakarta - PT Bank Mandiri Tbk mencatat transaksi uang elektronik (e-money) sebesar Rp673 miliar pada Januari hingga Juni 2013, tumbuh 92% dibanding periode yang sama 2012 sebesar Rp351 miliar. Jumlah transaksi tersebut berasal dari penggunaan e-money Card, e-Toll Card, Indomaret Card, dan Gaz Card. Adapun frekuensi transaksi Mandiri e-money sepanjang semester I 2013 mencapai 54,6 juta transaksi, naik 66% dibanding periode yang sama tahun lalu.

Sebagian besar atau 90% penggunaan mandiri e-money adalah untuk melakukan transaksi pembayaran tol dan lainnya digunakan di Indomaret dan Trans Jakarta. Dibandingkan produk prabayar perbankan lainnya, maka penguasaan pasar Mandiri e-money dari aspek frekuensi transaksi adalah 83%, artinya Mandiri e-money merupakan produk yang paling populer digunakan para pengguna kartu prabayar di Indonesia.

Direktur Micro and Retail Banking Bank Mandiri, Hery Gunardi mengatakan, kartu e-money yang telah diterbitkan hingga akhir Juni mencapai 3,12 juta kartu dan diharapkan dapat meningkat menjadi 3,5 juta kartu pada akhir tahun ini.

\"Kami bersinergi dengan merchant-merchant ritel dengan jaringan luas Untuk meningkatkan penggunaan e-money, seperti Indomaret, Alfamart, Alfamidi & Lawson, Superindo, Hypermart, dan Circle-K. Jadi, masyarakat semakin mudah mendapatkan Mandiri e-money sekaligus isi ulang kartunya selain di kantor cabang Bank Mandiri,\" ujar Hery dalam keterangan pers di Jakarta, pekan lalu.

Dengan sinergi itu, lanjutnya, pengguna Mandiri e-money, dapat melakukan isi ulang kartu di jaringan Mandiri atm berlogo “e-money” dengan menggunakan kartu mandiri debit dan kartu debit 76 bank lainnya berlogo ATM Bersama.

Di samping itu, masyarakat juga dapat mengisi ulang kartu Mandiri e-money di lebih dari 28.000 outlet ritel seperti di Indomaret, Alfamart, Alfamidi dan Lawson, Superindo, Hypermart, 7-Eleven, Circle-K, dan kantor cabang Bank Mandiri yang tersebar di Jakarta, Surabaya, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Medan, Lampung dan Bali Sejak Mei 2013, pengguna bus Transjakarta juga dapat mengunakan kartu mandiri e-money di 10 rute perjalanan (koridor).

Rencana sinergi lainnya adalah kerjasama dengan anak perusahaan PT Kereta Api Indonesia (persero), PT Railink dan PT Kereta Commuter Jakarta (KCJ), dalam mengimplementasikan sistem pembayaran elektronik kereta api bandara Kualanamu, Medan dan kereta komuter Jabodetabek pada semester II 2013. [ardi]

BERITA TERKAIT

Meski Terjadi Aksi 22 Mei, Transaksi Perbankan Meningkat

      NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) menyebutkan demonstrasi terkait Pemilu pada 22 Mei 2019 yang diwarnai…

Perbaiki Defisit Transaksi Berjalan, Perhitungan Investasi Migas Dirombak

    NERACA   Jakarta - Pemerintah menetapkan dua kebijakan, yakni di antaranya merombak mekanisme perhitungan investasi eksplorasi migas PT.…

GEMA Kantungi Kontrak Rp 475 Miliar

Hingga April 2019, PT Gema Grahasarana Tbk (GEMA) berhasil mengantongi kontrak senilai Rp475 miliar. Sekretaris Perusahaan Gema Grahasarana, Ferlina Sutandi…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Meski Terjadi Aksi 22 Mei, Transaksi Perbankan Meningkat

      NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) menyebutkan demonstrasi terkait Pemilu pada 22 Mei 2019 yang diwarnai…

Libur Lebaran, BI Tutup Operasional 3-7 Juni

    NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) menetapkan untuk meniadakan seluruh kegiatan operasional pada 3-7 Juni 2019 atau…

Asosiasi Fintech Minta Dapat Kemudahan Akses Data Kependudukan

    NERACA   Jakarta – Industri Finansial Technology (fintech) berharap agar pemerintah bisa mengizinkan usaha fintech bisa mendapatkan akses…