Aset Mandiri Capai Rp670 Triliun

NERACA

Jakarta - Bank Mandiri Tbk mencatatkan total aset sebesar Rp670 triliun, atau meningkat Rp16,39 triliun dari akhir 2012 sebesar Rp653,41 triliun. Direktur Finance and Strategy Bank Mandiri, Pahala Nugraha Mansyuri mengatakan, hal ini merupakan pertumbuhan yang cukup baik. Sedangkan untuk pertumbuhan kredit bulan Juni, total kredit meningkat mencapai rasio lebih dari 20% dibanding periode yang sama tahun 2012.

“Ini merupakan pertumbuhan yang positif ditengah kondisi ekonomi yang belum seimbang, terutama di dua bulan terakhir ini baik dari mata uang maupun tingkat bunga,” ucap Pahala di Jakarta, Rabu (17/7) malam. Dia menilai, indikator menunjukan pertumbuhan yang tidak tinggi seperti tahun lalu. “Namun, BI telah merespon kondisi perekonomian Indonesia dengan menaikkan BI Rate menjadi 6,5%. Mungkin ini tidak sebaik tahun lalu, kita juga harus hati-hati tapi bukan berarti pesimistis,” imbuh dia.

Namun, Pahala masih melihat pertumbuhan ekonomi Indonesia masih terbilang positif dibandingkan dengan negara lain. Dia menjelaskan, pertumbuhan kredit antara 19%-20%, bisa dikatakan tingkat pertumbuhan. “Dibanding negara-negara lain itu masih baik. Tingkat bunga 6 persen, apabila dibandingkan secara historis Indonesia, termasuk yang paling rendah. Negara seperti China saja, sudah diperkirakan pertumbuhan ekonominya 6,5%-7%,\" kata Pahala.

Lalu, terkait libur lebaran, Bank Mandiri akan menyiapkan dana sebanyak Rp 43,42 triliun untuk memenuhi kebutuhan nasabah. “35% dari jumlah dana yang disiapkan itu akan didistribusikan di wilayah Jabodetabek, disalurkan ke kota-kota besar di Indonesia seperti Medan, Semarang, Surabaya. dan Bandung,” kata Direktur Micro and Retail Banking Bank Mandiri, Hery Gunardi. Dia mengatakan, dana ini meningkat 36,19% dibanding tahun lalu sebesar Rp 31,88 triliun.

Untuk keperluan pengisian anjungan tunai mandiri (ATM), dia melanjutkan, Bank Mandiri mengalokasikan Rp1,5-1,8 triliun per hari, atau sekitar 25 persen lebih tinggi dari hari normal yang sebesar Rp1,2 triliun. Pendistribusian dana itu, dia melanjutkan, akan difokuskan pada dua pekan sebelum Lebaran dan selama libur Lebaran.

Sementara itu, untuk menjamin ketersediaan dana di seluruh ATM, Bank Mandiri juga memastikan seluruh operasional layanan ATM tetap terjaga. \"Bank Mandiri akan membentuk tim ATM yang akan selalu siaga selama liburan,\" imbuh Hery.

Saat ini, nasabah Bank Mandiri dapat melakukan transaksi melalui 11.454 ATM Mandiri, yang terhubung dengan 36.123 ATM Link yang tersebar di seluruh Indonesia. Penambahan ATM saat ini terus dilakukan untuk mengantisipasi meningkatnya transaksi masyarakat. Lalu, Mandiri juga menyediakan layanan 24 jam lainnya selain ATM, yaitu Mandiri SMS, Mandiri Mobile, Mandiri Internet, dan Mandiri Call atau Phone Banking. [sylke]

BERITA TERKAIT

Tingkatkan Investasi, Bank Mandiri akan Pertemukan Investor

    NERACA   Jakarta - Bank Mandiri bersama Mandiri Sekuritas dan Jefferies akan menggelar Mandiri Investment Forum (MIF) 2019,…

Agresif Investasi di Sektor Energi - Tahun Ini, WIKA Targetkan Laba Rp 3,01 Triliun

NERACA Jakarta – Seiring pertumbuhan target kontrak baru di tahun 2019, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) juga menargetkan pertumbuhan…

Siapkan Investasi Rp 50 Triliun - Crown Kembangkan Proyek di Luar Sydney

NERACA Jakarta –Setelah sukses meluncurkan proyek baru yang ikonik di Sydney yaitu Eastlakes Live dengan nilai investasi Rp 10 triliun,…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Produksi Migas Pertamina EP Lampaui Target

    NERACA   Jakarta - PT Pertamina EP, sebagai anak perusahaan PT Pertamina (Persero) dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama…

Menkeu : Tekanan Global 2019 Tak Seberat 2018

      NERACA   Jakarta - Kebijakan Dana Moneter Internasional yang menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi global pada tahun ini…

BMKG – BPPT Kembangkan Sistem Deteksi Dini Tsuname Bawah Laut

    NERACA   Jakarta - Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengatakan BMKG bersama Badan Pengkajian…