Tower Bersama Berencana Beli Saham Miratel

Ekspansi bisnis BTS terus dilakukan PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG). Belum lama ini, perseroan telah memasukkan proposal ke PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) atau Telkom untuk membeli saham PT Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel) yang bergerak di bisnis penyediaan menara.

Presiden Direktur TBIG, Herman Setya Budi mengatakan, perseroan sangat tertarik dengan Mitratel karena dari sisi aset memiliki tiga ribu menara di luar kontrak yang sudah pasti dari Telkom Group, “Kita berharap dapat aset Mitratel, karena ini akan signifikan menaikkan value perusahaan. Masalah konsep akuisisi yang diinginkan Telkom, kita lihat saja,\" katanya di Jakarta, Kamis (18/7).

Selain itu, perseroan juga telah menunjuk UBS Consultant sebagai tim penasehat keuangan. Meski demikian, perseroan masih belum mengetahui kapan keputusan tender tersebut akan diumumkan.\"Kami sudah masukkan proposal ke Telkom untuk membeli Mitratel. Kita tunjuk UBS sebagai penasihat keuangan untuk tender pembelian Mitratel,\" ungkap dia.

Sebelumnya, Telkom menyatakan perusahaan yang telah mengajukan proposal diantaranya PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR), PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG), dan PT Solusi Tunas Prama Tbk (SUPR). (bani)

BERITA TERKAIT

Persatuan Wujud Kemenangan Bersama Seluruh Warga Bangsa

  Oleh : Rahmat Ginanjar, Pemerhati Sosial Kemasyarakatan Pada 21 Mei dinihari merupakan hari dimana pengumuman resmi dari KPU telah…

Bank Banten Tingkatkan Kesadaran Berbagi Buka Puasa Bersama Yatim

Bank Banten Tingkatkan Kesadaran Berbagi Buka Puasa Bersama Yatim NERACA Serang - Puluhan anak yatim di Kota Serang diajak buka…

Investasikan Dana US$ 8 Juta - Pelita Samudera Beli Satu Kapal Kargo MV

NERACA Jakarta – Kejar pertumbuhan bisnis di sektor logistik, PT Pelita Samudera Shipping Tbk (PSSI) telah merampungkan transaksi pembelian satu…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pefindo Raih Mandat Obligasi Rp 52,675 Triliun

Pasar obligasi pasca pilpres masih marak. Pasalnya, PT Pemeringkat Efek Indonesia atau Pefindo mencatat sebanyak 47 emiten mengajukan mandat pemeringkatan…

GEMA Kantungi Kontrak Rp 475 Miliar

Hingga April 2019, PT Gema Grahasarana Tbk (GEMA) berhasil mengantongi kontrak senilai Rp475 miliar. Sekretaris Perusahaan Gema Grahasarana, Ferlina Sutandi…

PJAA Siap Lunasi Obligasi Jatuh Tempo

NERACA Jakarta - Emiten pariwisata, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) memiliki tenggat obligasi jatuh tempo senilai Rp350 miliar. Perseroan…