Alfamart Mencoba Keuntungan Bisnis Kecantikan - Bangun 30 Toko DAN

NERACA

Jakarta - PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) melalui anak usahanya PT Sumber Indah Lestari (SIL) merambah penjualan produk kesehatan dan kecantikan dengan membuka outlet DAN+DAN.

Rencananya SIL akan membangun 30 toko pada tahun ini, dan 100 toko pada tahun depan. Seperti yang dijelaskan oleh Managing Director PT SIL Fernie Rosalie Kristanto, bahwa perusahaan mengharapkan pada tahun depan akan mencapai 130 toko yang difokuskan berada di wilayah Jabodetabek, “Di outlet ini kami akan memberikan kenyamanan bagi pelanggan baik dari pelayanan maupun tempat seperti beauty class selain konsumen dapat touch and play produk yang tersedia,”kata Direktur Utama SIL, Vania Lo di Jakarta, Kamis (18/7).

Selain memungkinkan pelanggan memperoleh kesempatan untuk mencoba beragam produk yang tersedia, di dalam outlet juga diberikan layanan, edukasi, dan informasi seputar kecantikan dan kesehatan. Menurutnya, pelayanan seperti ini tidak didapatkan konsumen dari kompetitor serupa, sehingga dia optimis DAN+DAN bisa bersaing demi menjaga pelanggannya.\"Ini merupakan satu layanan yang kami berikan kepada pelanggan. Sehingga kami berharap pelanggan mendapatkan edukasi sekaligus pengalaman berbelanja yang berkesan. Karena memang saat ini masyarakat modern terutama wanita sadar akan pentingnya kecantikan dan kesehatan”, tambahnya.

Dia juga menyatakan bahwa perseroan belum akan mewaralabakan toko DAN+DAN karena untuk saat ini pihaknya masih akan lebih fokus mengembangkan toko dibandingkan untuk mewaralabakan toko ini.“Saat ini kita fokus untuk kembangkan toko terlebih dahulu untuk mengembangkan ekspansi kami. Untuk keputusan mewaralabakan atau tidak itu masih belum diputuskan, kita lihat saja nanti kedepannya akan seperti apa”, ujar Fernie menambahkan.

Nilai Investasi

Sementara itu, untuk membangun satu toko DAN+DAN perseroan menganggarkan dana sebesar Rp1,2 miliar - Rp1,5 miliar. Sehingga diperkirakan untuk membangun 30 toko di tahun ini perusahaan menyiapkan dana sebesar Rp 40 miliar untuk Distribution Center (DC) yang dimiliki perusahaan, dan sekitar Rp 20 miliar untuk satu DC sewa. Saat ini SIL memiliki satu DC yang berada di Cibitung.

“Untuk luas toko pertama kami 100 meter, saya rasa kurang luas untuk sebuah toko kesehatan dan kecantikan. Kedepannya kami berniat memiliki toko yang lebih luas lagi”, ujar dia.

Pada 26 Juli mendatang akan dibuka 1 toko lagi berlokasi di Bintaro, Tangerang. Dalam menggaet pelanggan, toko DAN+DAN difokuskan berada di kawasan perumahan agar lebih dekat dalam memberi pelayanan.“Ini berbeda dengan toko serupa yang lain yang lebih memilih berada di mal dan pusat perbelanjaan lain”, ungkap dia.

Selain itu, SIL sendiri belum mempunyai target penjualan pada toko barunya ini. Hal ini dinyatakan oleh Fernie karena baru buka dan baru bisa terlihat setelah beberapa hari ke depan. “Saat ini belum bisa disampaikan, namun pasti diharapkan setinggi-tingginya. Ini juga harus didukung dengan pelayanan yang baik serta inovasi yang dapat memberikan pelanggan layanan berbeda dari tempat lain”, ujar dia.

SIL merupakan perusahaan ritel grup dari PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk yang khusus menjual produk kesehatan dan kecantikan yang didirikan pada November 2012. Toko pertamanya DAN+DANterletak di Kota Wisata Cibubur dengan luas 100 meter persegi terdiri dari dua lantai. (nurul)

BERITA TERKAIT

Bangun Pelabuhan Selaru - PTK dan SBI Gandeng Perusda Panca Karya

NERACA Jakarta – Dukung pembangunan infrastruktur, Pertamina Trans Kontinental (PTK) sebagai anak usah PT Pertamina bersama-sama Soletanche Bachy International (SBI)…

Kembangkan Bisnis Alat Kesehatan - Indofarma Gandeng Kerjasama Fors Fortis Medika

NERACA Jakarta – Kembangkan ekspansi bisnis sebagai produsen alat-alat kesehatan, PT Indofarma Tbk (INAF) menggandeng kerjasama Fors Fortis Merdeka (FF…

SouthCity Bangun Apartemen Berkonsep

SouthCity Bangun Apartemen Berkonsep "Coliving" Jaring Milenial NERACA Tangerang Selatan - SouthCity pengembang superblok di kawasan Pondok Cabe Tangerang Selatan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Laba Dua Putra Utama Terkoreksi 57,96%

Emiten perikanan, PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM) laba bersih di kuartal tiga 2018 kemarin sebesar Rp35,9 miliar atau turun…

BEI Suspensi Saham BDMN dan BBNP

PT  Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara waktu perdagangan dua saham perbankan yang direncanakan akan melakukan merger usaha pada perdagangan…

Chandra Asri Investasi di Panel Surya

Kembangkan energi terbarukan yang ramah lingkungan dalam operasional perusahaan, PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) menggandeng Total Solar untuk menghasilkan…