Tingkatkan Pelanggan, XL Gandeng Carrefour - Kembangkan Bisnis RBT

NERACA

Jakarta – PT XL Axiata Tbk (EXCL) menggandeng perusahaan ritel Carrefour untuk memacu kinerja perseroan dalam menggaet lebih banyak pelanggan tahun ini. Dalam kerjasama ini, XL berusaha mengembangkan saluran pemasaran konten khususnya ring back tone (RBT).

Pihak XLmengklaim bahwa kerjasama dalam bentuk penjualan konten ini merupakan yang pertama di Asia Tenggara. Saat ini, XL baru melaunching penjualan RBT, namun ke depannya akan ada games, paket chatting dan full track download, “Harga pembelian RBT di Carrefour lebih murah karena sudah termasuk PPN, yang termurah adalah Rp 500 untuk 2 hari dan termahal adalah Rp 10.000 untuk 60 hari,”kata General Manager Content and Application XL Revie S.A.Dewi di Jakarta kemarin.

Disamping itu, ada penawaran khusus yang diberikan pihak XL dan Carrefour yaitu RBT gratis selama seminggu dengan melakukan pembelian di seluruh Carrefour pada tanggal 17-31 Juli. Setelah itu, ada program minuman ringan gratis setiap membeli RBT di Carrefour pada Agustus mendatang.

Selain itu, Corporate Affairs Director XL Dian Siswarini menyatakan bahwa hingga saat ini, konten RBT menjadi yang paling populer dan berkontribusi sebanyak 1/3 ke perseroan. Selain itu dia juga menyatakan bahwa kerjasama dengan Carrefour merupakan salah satu upaya XL dalam memasarkan konten dan komitmen XL untuk mengembangkan industri digital.“RBT masih menjadi kontributor terbesar dalam kategori value added service dengan pelanggan mencapai 6,5 juta”, ungkap dia.

Perwakilan dari label Sony Music Indonesia Jusak Sutiono, menyatakan bahwa langkah XL mengembangkan saluran pemasaran melalui hipermart besar seperti Carrefour sangat bagus dan pihaknya mendukung sepenuhnya. Hal ini akan meyakinkan masyarakat bahwa RBT merupakan produk yang aman dan mengutamakan kualitas.

Pada kesempatan yang sama, Head of External Communications & CSR PT Trans Retail Indonesia Hendrik Adrianto menceritakan bahwa saat ini Carrefour Indonesia menambahkan stok gudangnya mencapai 25%, hal ini mengingat penjualan yang makin meningkat terutama pada satu minggu jelang lebaran.

Dia menyatakan bahwa sebelum awal puasa, pihaknya telah menambahkan stok gudang antara 15-25%. Hal ini untuk mengantisipasi lonjakan konsumen jelang puasa dan lebaran nanti. Karena memang diakuinya hampir semua produk mengalami peningkatan penjualan.“Pastinya ada peningkatan jumlah pendapatan kami, namun saya tidak bisa menyebutkan jumlahnya, terutama untuk sembako seperti beras, terigu, sirup, gula, telur, dan minyak goreng mengalami kenaikan penjualan cukup banyak”, ujar dia.

Hendrik juga menyatakan bahwa puncak tertinggi penjualan pada bulan puasa setiap tahunnya terjadi pada H-7 lebaran. Menurut dia, hal ini terjadi karena pada saat tersebut hampir semua orang sudah menerima tunjangan hari raya (THR) sehingga konsumen membludak pada H-7 jelang lebaran.“Karenanya seminggu jelang lebaran kami akan berikan promosi dan penawaran menarik lainnya agar semakin banyak konsumen yang datang ke Carrefour”, ungkap dia.

Sementara itu, setelah adanya kenaikan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, pihak Carrefour mengatakan bahwa kenaikan harga tidak terlalu tinggi. Karena pihak Carrefour hanya menyesuaikan dari kenaikan harga pada suplier. Namun dia enggan membeberkan rata-rata kenaikan harga di Carrefour.“Kalaupun ada kenaikan tidak terlalu besar, karena kenaikan ada pada suplier yang langsung terkena dampak kenaikan BBM. Kami hanya menyesuaikan”, ujar dia. (nurul)

Related posts