Bisnis Remitansi Tak Capai Rp6 Triliun

Gara-Gara Moratorium TKI

Bisnis Remitansi Tak Capai Rp6 Triliun

Jakarta--- Pemerintah memperkirakan jumlah kiriman uang atau remitansi Tenaga Kerja Indonesia pada tahun ini tidak akan mencapai target, sebesar Rp8 triliun. Bahkan takkan melebihi Rp6 triliun. “Tahun ini kiriman uang TKI ke Indonesia dari Arab Saudi tidak akan melebihi angka Rp6 triliun, dari target 2011 sebesar Rp8 triliun,” kata Reyna Usman, Plt Dirjen Pembinaan dan Penempatan Tenaga Kerja Kemenakertrans, di Jakarta, 30/6

Diakui Reyna, keputusan pemerintah untuk menghentikan sementara atau moratorium pengiriman TKI ke Arab Saudi ternyata dibalas pula oleh pemerintah Arab dengan menghentikan pemberian izin kerja. "Kebijakan moratorium ke Arab Saudi akan berdampak pada turunnya remitansi TKI di tahun ini," tambahnya.

Selain itu, kisruhnya peta perpolitikan di negara-negara Arab yang masih berlangsung hingga saat ini juga turut memberikan dampak negatif pada angka remitansi TKI. Sebab negara-negara Arab termasuk negara penyerap tenaga kerja Indonesia terbesar.

Sementara itu, dari data Bank Indonesia per April 2011, remitansi TKI paling banyak berasal dari Malaysia sebesar US$767,96 juta, disusul Arab Saudi sebesar US$759,03 juta atau sekitar Rp6,54 triliun. Selanjutnya, Taiwan sebesar US$158,95 juta dan Hongkong US$151,87 juta.

Jumlah total remitansi per April 2011 sebesar US$2,225 miliar meningkat tipis dibanding April 2010 sebesar US$2,222 miliar. Sebagai bahan perbandingan jumlah total remitansi sepanjang 2010 yaitu US$6,73 miliar.

Seperti diketahui, Arab Saudi membalas langkah Filipina dan Indonesia yang melakukan moratorium tenaga kerja informal ke negara tersebut. Pada Rabu 28 Juni 2011 waktu setempat, Arab Saudi mengumumkan, akan menghentikan izin kerja untuk tenaga kerja sektor domestik dari dua negara ini. **cahyo

.

BERITA TERKAIT

Kemenkeu Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi 2018 Capai 5,2%

  NERACA   Jakarta - Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Suahasil Nazara memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2018…

Capai 99%, Kolektabilitas Iuran JKN-KIS Terus Didongkrak

      NERACA   Jakarta - Salah satu fokus utama BPJS Kesehatan pada tahun 2018 adalah menjaga kesinambungan Program…

Astra Hadirkan Tiga Platform Digital - Perkuat Bisnis Digital

NERACA Jakarta – Keseriusan PT Astra Internasional Tbk (ASII) mengembangkan bisnis digital diwujudkan dengan mendirikan usaha dibidang fintech. Memanfaatkan pertumbuhan…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Taiwan Tawarkan Produk Kesehatan ke Pasar Indonesia

      NERACA   Jakarta - Indonesia merupakan negara yang berada di urutan ke-4 dengan prevalensi diabetes tertinggi di…

Teluk Bintuni akan Gunakan Skema KPBU

      NERACA   Jakarta - Pemerintah dalam hal ini Kementerian Perindustrian memilih skema Kerja sama Pemerintah dan Badan…

Usaha Kuliner Lebih Mudah - Diplomat Success Challenge 2018

    NERACA   Jakarta - Peluang untuk menjadi wirausaha muda Indonesia dengan mendapatkan total modal usaha Rp 2 miliar…