Bea Cukai Klaim Penerimaan Capai 70%

Sudah Rp60 T

Bea Cukai Klaim Penerimaan Capai 70%

Jakarta – Ditjen Bea Cukai mengklaim setoran penerimaan sudah mencapai 70, 35 % dari target APBN 2011. Berdasarkan data Direktorat Pengelolaan Kas Negara-Ditjen Perbendaharaan Bea dan Cukai tercatat total pencapaian penerimaan sebesar Rp 60,338 triliun. Padahal target tahunan sebesar Rp 85,77 triliun.

Dibandingkan dengan target per 23 Juni 2011 yaitu sebesar Rp 41,09 triliun, realisasi tersebut telah mencapai 146,82%. Untuk penerimaan Bea Masuk, tercatat mencapai Rp 11,421 triliun dari target sebesar Rp 17,902 triliun atau sebesar 63,8%. Pencapaian ini sudah 133,15% jika dibandingkan target pencapaian per 23 Juni sebesar Rp 8,578 triliun.

Untuk penerimaan cukai, sudah mencapai 53,1% dari target tahunan sebesar Rp 62,76 triliun atau sebesar Rp 33,32 triliun. Jumlah tersebut setara 110,82% dari pencapaian target per 23 Juni yaitu Rp 30,072 triliun.

Sedangkan penerimaan Bea Keluar tercatat mencapai Rp 15,590 triliun dari target sebesar Rp 5,107 triliun atau sebesar 637,07%. Pencapaian ini sudah jauh melampaui target pencapaian semester pertama sebesar Rp 2,447 triliun atau sebesar 637,07%.

"Bea Keluar porsinya kecil, tapi sekarang booming memang. Sekarang sudah lewat target 6 kali, 7 kali lipat dari target. Karena harga CPO di internasional sekarang itu (minyak) tinggi sekali, sekarang ini tarifnya progresif, jadi kena tinggi sekali. Sekarang kan 25% kalau nggak salah," jelas Dirjen Bea Cukai Agung Kuswandono.

Sementara surplus yang berasal dari penerimaan Bea Masuk sudah sebesar Rp 2,843 triliun atau 33,15%, sedangkan surplus terbesar di peroleh dari penerimaan Bea Keluar sebesar Rp 13,143 triliun atau 537,07%. surplus terendah berasal dari cukai yaitu hanya Rp 3,3 triliun atau sebesar 10,82% sehingga total surplus sebesar Rp 19,24 triliun atau 46,82%. **cahyo

BERITA TERKAIT

Bisnis Rokok 2018 Ditaksir Makin "Mengepul" - Kenaikan Cukai Lebih Rendah

NERACA Jakarta – Kepulan asap bisnis rokok di tahun depan, diprediksi masih akan tetap tebal seiring dengan rencana anggaran pendapatan…

Penjualan Ekspor SMGR Capai 1,38 Juta Ton

NERACA Jakarta – Hingga kuartal tiga 2017, penjualan ekspor PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) mencatat pertumbuhan yang tinggi. Dalam siaran…

Pelindo Klaim Dwelling Time Dibawah 3 Hari

  NERACA   Jakarta - Direktur Utama Perseroan Terbatas Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II Elvyn G Masassya mengatakan "dwelling time" atau…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Darmin Prediksi Inflasi Dibawah 4%

      NERACA   Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan laju inflasi Indonesia bergerak ke arah…

Menkeu : Proyeksi IMF Berikan Kewaspadaan

      NERACA   Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan proyeksi pertumbuhan ekonomi global Dana Moneter Internasional…

Sumbangan Devisa Pariwisata Masih Terbatas

      NERACA   Padang - Bank Indonesia (BI) menilai sumbangan sektor pariwisata terhadap cadangan devisa Indonesia, masih relatif…