AJB Dorong Nasabah Miliki “Warisan” Seumur Hidup - Luncurkan Program Asuransi Mitra Warisan Plus

NERACA

Jakarta - Perusahaan Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912 meluncurkan program asuransi Mitra Warisan Plus yang memberi jaminan finansial dan manfaat proteksi seumur hidup. \"Program asuransi dari Bumiputera ini merupakan langkah untuk perencanaan keuangan keluarga. Mitra Warisan Plus ini adalah program asuransi untuk warisan masa depan Anda dan keluarga,\" kata Direktur Teknik dan Operasional AJB Bumiputera 1912 Fauzi Arfan dalam peluncuran program asuransi tersebut di Jakarta, Senin (15/7).

Dia menjelaskan bahwa Mitra Warisan Plus adalah produk asuransi jiwa perorangan yang salah satu manfaatnya berupa warisan. Namun, produk tersebut tidak hanya memberi manfaat kepada ahli waris, tetapi juga memberi manfaat kepada pemegang polis asuransi.

\"Jadi, produk ini merupakan asuransi tradisional yang lebih dominan dalam hal proteksi diri. Namun, juga memberi nilai tambah dari sisi pengembalian premium. Di situlah nilai \'plus\'-nya. Manfaat plus selanjutnya, yaitu memberi perlindungan kematian dan kecelakaan diri yang optimal. Semua itu dalam satu polis,\" kata Fauzi menambahkan.

Lebih lanjut dia mengatakan bahwa produk asuransi itu dijual per unit dengan premi dasar tahunan sebesar Rp5 juta dengan masa pembayaran premi tahunan selama lima tahun. \"Pembayaran premi dapat dilakukan secara tahunan atau sekaligus. Besarnya premi untuk pembayaran sekaligus adalah 4,5 kali premi dasar tahunan,\" terangnya.

Sementara itu, nilai uang pertanggungan (UP) sebesar lima kali premi dasar tahunan. Fauzi juga menjelaskan beberapa manfaat yang dapat diperoleh dari program Mitra Warisan Plus itu, salah satunya santunan bagi ahli waris sebesar 100% dari uang pertanggungan (UP) ditambah akumulasi premi dasar tahunan yang telah dibayarkan apabila tertanggung (pemegang polis asuransi) meninggal dunia biasa atau karena sakit dalam masa asuransi tahun pertama sampai tahun ke-10.

\"Namun, apabila tertanggung meninggal dunia akibat kecelakaan dalam masa asuransi tahun pertama sampai tahun ke-10, kepada yang ditunjuk dibayarkan santunan meninggal dunia sebesar 200% UP. Jumlah itu ditambah akumulasi premi dasar tahunan yang telah dibayarkan,\" ujarnya.

Apabila tertanggung hidup sampai akhir tahun ke-10 dari kepesertaan asuransi itu, pemegang polis mendapat pengembalian premi sebesar akumulasi premi dasar tahunan yang telah dibayarkan.

\"Setelah akhir tahun ke-10, jika tertanggung meninggal dunia, kami akan bayarkan santunan meninggal sebesar 100% UP,\" lanjutnya. Lain halnya kalau pemegang polis \"surrender\" (mengundurkan diri), kata dia, kepada pemegang polis akan dibayarkan sejumlah nilai tunai yang besarnya tercantum di dalam polis.

Kemudian, Fauzi menyampaikan beberapa ketentuan untuk mengikuti asuransi Mitra Warisan Plus itu, yakni usia tertanggung saat ikut asuransi minimal 15 tahun dan maksimal 55 tahun, masa asuransi seumur hidup, dan batasan uang pertanggungan sesuai dengan ketentuan \"underwriting\" yang berlaku. [ardi]

BERITA TERKAIT

Jabar Resmi Miliki Tiga Perda Baru

Jabar Resmi Miliki Tiga Perda Baru NERACA Bandung - Provinsi Jawa Barat (Jabar) lewat agenda persetujuan bersama DPRD dan Pemprov…

Allianz Luncurkan Perlindungan Kesehatan Tambahan

    NERACA   Jakarta - PT Asuransi Allianz Life Indonesia melalui Allianz Health & Corporate Solutions (AHCS), memperkenalkan manfaat…

Upaya Pencegahan Pelanggaran Persaingan Usaha Melalui Program Kepatuhan

Upaya Pencegahan Pelanggaran Persaingan Usaha Melalui Program Kepatuhan NERACA Jakarta – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) selalu berupaya melakukan upaya…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Penyaluran Kredit BTN Tumbuh 19,57%

    NERACA   Jakarta - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mencatatkan kinerja positif pada penyaluran kredit miliknya.…

BTPN Syariah Catatkan Pertumbuhan Pembiayaan 20%

  NERACA   Jakarta - PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah Tbk (BTPN Syariah) mencatatkan kinerja dan pertumbuhan yang positif…

Lelang SUN Serap Rp23,4 Triliun

    NERACA   Jakarta - Pemerintah menyerap dana Rp23,4 triliun dari lelang tujuh seri surat utang negara (SUN) untuk…